Dewan Pangkalpinang Prihatin Atas Konflik Masjid Al- Amanah

Rio: Masyarakat Kita Majemuk, Selesaikan Dengan Musyawarah Kekeluargaan

Daerah  MINGGU, 02 AGUSTUS 2020 , 15:55:00 WIB

Rio: Masyarakat Kita Majemuk, Selesaikan Dengan Musyawarah Kekeluargaan

Rio Setiady/RMOLBABEL

RMOL. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pangkalpinang, Rio Setiady prihatin atas konflik yang terjadi di Masjid Al- Amanah Kampak Pangkalpinang.
Baginya, masjid sejatinya tempat pemersatu umat dan dijadikan sebagai sarana untuk bersosialisasi dan ber ibadah secara berjamaah.

Ketika masjid berjalan sesuai dengan fungsinya maka masyarakat yang ada di sekitar masjid makan mendapat tempat Naungan untuk memecahkan permasalahan sosial secara bersama sama dan kekeluargaan.

"Kami mendorong penyelesaian masalah konflik internal di kepengurusan Masjid Al- Amanah, agar dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak perlu sampai keluar," ujar Rio, Minggu (2/8/2020).

Terkait itu, kepada siapa pun kami menghimbau, agar dapat memahami kulture masyarakat Pangkalpinang dan Bangka Belitung ini adalah majemuk, maka metode dakwah ataupun manajemen masjid yang diterapkan pun saya kira sejatinya mengakomodir kearifan lokal ini. Janganlah kita memaksakan kehendak yang kemudian berpotensi menjadi masalah di tengah masyarakat.

"Kami melihat kepengurusan yang berjalan selama ini di masjid Al- Amanah sudah berjalan dengan baik, aktivitas ibadah harian nya, perayaan hari besar Islam nya, serta kegiatan yang melibatkan pemuda remaja dan anak-anak. Sebaiknya suasana ini dapat dipertahankan, karena masyarakat sudah sesuai dengan metode dan manajemen yang dijalankan selama ini. Tidak perlulah kita kemudian mengambil alasan-alasan yang tidak prinsip untuk memaksakan suatu kebijakan kepada sesuatu yang telah berjalan baik selama ini," imbaunya.

Pilitisi PKS itu berharap permasalahan ini dapat segera diselesaikan dengan baik, dengan tidak mengorbankan kepentingan yang lebih besar, Selesaikan dengan cara bermusyawarah dengan suasana penuh kekeluargaan karena ini adalah bagian dari implementasi kita dalam menjalankan syariat Islam itu sendiri.

Karena syarat untuk menjadikan tempat ibadah tidak mudah, minimal harus ada ijin ataupun persetujuan dari warga sekitar rumah ibadah.

"Saya kira mustahil untuk mendirikan rumah ibadah namun tidak disukai oleh masyarakat sekitarnya. Semoga permasalan ini dapat diselesaikan dengan baik dan masyarakat dapat beribadah dengan tenang di masjid Al- Amanah sebagaimana biasanya." pungkas Rio. [ina]



Komentar Pembaca