Desak Pemkot Pangkalpinang Menutup Tempat Perjudian Berkedok Game Ketangkasaan

FMBB Gruduk Kantor DPRD Kota Pangkalpinang

Daerah  SENIN, 20 JULI 2020 , 18:16:00 WIB

FMBB Gruduk Kantor DPRD Kota Pangkalpinang
RMOL Babel. Front Melayu Babel Bersatu (FMBB) gruduk kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pangkalpinang, Senin (20/7/2020).
Dalam hal tersebut, pihak FMBB mengeluarkan 7 pernyataan sikap mendesak DPRD menuntut Pemerintah Kota (Pemko) Pangkalpinang untuk melakukan penutupan tempat perjudian berkedok game ketangkasan (Game Zone) yang ada di Kota Pangkalpinang.

Ketua FMBB, Abdurrahman dalam kunjungan tersebut menyampaikan 7 pernyataan sikap yang di buat oleh para ormas islam dan majlis taklim yang ditergabung di dalam FMBB, serta di tanda tangani oleh para Alim Ulama, Habaib, pendeta dan tokoh masyarakat sebagai bentuk dukungan agar kota pangkalpinang bersih dari perjudian dalam bentuk apapun.

Adapun 7 tuntutan tersebut diantaranya;

1. Apapun dalih dan kedoknya perjudian jelas bertentangan dengan Syariat Islam dan aturan yang berlaku saat ini.

2.Mendesak Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk mencabut izin arena perjudian berkedok permainan ketangkasan dan apapun bentuk dan jenis setiap perjudian.

3.Mendesak Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk tidak coba-coba menerbitkan izin permainan ketangkasan dan bentuk lainnya yang jelas dan nyata-nyata hanya sebagai kedok untuk menutupi aktivitas sesungguhnya yakni perjudian.

4. Sebagai wujud keseriusan bersama maka kami mendesak agar Pemerintah Kota Pangkalpinang dan DPRD Pangkalpinang menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Pangkalpinang Anti Judi atau Pelarangan Perjudian dengan segala bentuk dan jenisnya. Sehingga Pangkalpinang menjadi kota yang aman, relegius dan insyaAllah diberkahi Allah SWT.

5. Mendesak agar pihak kepolisian dan aparat terkait segera menutup tempat perjudian tersebut dan memproses pemilik dan operatornya sesuai dengan hukum yang berlaku selambat-lambatnya 3 (tiga) hari setelah surat pernyataan ini disampaikan.

6. Meminta segenap elemen ummat untuk terus mempetkuat ukhuwah Islamiyah dan terus berupaya agar Kota Pangkalpinang khususnya dan Babel umumnya terbebas dari perjudian, minuman keras (miras) dan berbagai penyakit masyarakat (Pekat) lainnya.

7. Apabila pernyataan sikap ini tidak ditanggapi dan direspon dengan memenuhi tuntutan penutupan dan memproses pemilik dan operator perjudian tersebut maka, kami bersama seluruh elemen ummat Islam akan menggelar aksi penutupan setiap tempat maksiat yang ada di Kota Pangkalpinang. [ina]


Komentar Pembaca