DPC PDI Perjuangan Pangkalpinang Ajukan 4Poin Tuntutan Pengusutan Pembakaran Bendera

Daerah  SENIN, 29 JUNI 2020 , 17:37:00 WIB

DPC PDI Perjuangan Pangkalpinang Ajukan 4Poin Tuntutan Pengusutan Pembakaran Bendera
RMOL. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Pangkalpinang mengeluarkan surat dukungan kepada pihak kepolisian untuk mengusut untuk melakukan penangkapan pelaku dan dalang pembakaran bendera.
Adapun penyampaian dukungan yang dilakukan oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Pangkalpinang, Abang Hertza yakni :

1. Mengajak seluruh elemen masyarakat bersama melawan bentuk apapun tindakan yang ingin memecah belah bangsa, kami akan menempuh jalur hukum karena kami adalah pengikut Bung Karno yang menempatkan Pancasila sebagai Suluh perjuangan bangsa.

2. Mendukung penuh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk melakukan pengusutan dan penangkapan terhadap pelaku pembakaran dan dalang pembakaranan bendera PDI Perjuangan.

3. Kepada Seluruh kader PDI Perjuangan Se Kota Pangkalpinang jangan terprovokasi, jaga kondisi situasi daerah agar tetao kondusif dan tidak melakukan hal yang nelanggar hukum, teruslah bekerja bersama rakyat, jangan pernah berhenti berbuat untuk rakyat, jangan pernah lelah untuk bergotong royong sebagaimana tujuan PDI Perjuangan.

4. Seluruh Kader PDI Perjuangan Se Pangkalpinang siap menjalan perintah harian ketua umum PDI Perjuangan Hj. Megawati Soekarno Putri yang dikeluarkan tanggal 25 Juni 2020:
Terus Rapatkan Barisan !
Tempuh Jalur Hukum, Perkuat Persatuan Dengan Rakyat, karena Rakyat lah Cakrawati Partai, Sekali Merdeka, Tetap Merdeka !
Bersatu Kita Teguh, Bercerai Kita Runtuh
Bendera Selalu Tegak!!! Seluruh Kader Siap Menjaganya !!!

Lebih lanjut, disampaikan Kapolres Pangkalpinang AKBP Tris Lesmana Zeviansyah mengucapkan terima kasih atas kepercayaan kepada pihak kepolisian untuk menyelesaikan permasalahan ini sesuai mekanisme. " Terimakasih, ini juga jadi perhatian bagi masyarakat. Apabila ada permasalahan hukum harus di selesaikan secara taat hukum atau mekanisme," tukasnya.

" Semoga tidak ada kegiatan yang serupa yang melakukan aksi provokatif, sehingga wilayah Pangkalpinang kondusif aman terkendali," pungkasnya. [ina]


Komentar Pembaca