Pemkot Pangkalpinang Razia Gepeng Dan Anjal

Sekda Sisir Perempatan Lampu Merah Dan Pasar

Daerah  SELASA, 16 JUNI 2020 , 15:14:00 WIB

Pemkot Pangkalpinang Razia Gepeng Dan Anjal

Sekda Pangkalpinang, Radmida Dawam Saat Memberikan Pembinaan Kepada Gepeng Dan Anjal

RMOL. Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang melakukan razia terhadap Gelandangan, Pengemis (Gepeng) dan Anak Jalanan (Anjal) yang berkeliaran di jalanan Ibu Kota Provinsi Bangka Belitung (Babel).
Dalam hal ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang Radmida Dawam memimpin langsung razia tersebut dengan di dampingi Kepala Dinas Sosial beserta Saptpol PP Pangkalpinang  berhasil mengamankan sebanyak 8 orang Gepeng dan Anjal di Kota Pangkalpinag tersebut.

"Karena kita sudah punya Perdanya maka hal tersebut harus di tertibkan, dan hari ini kita berhasil menjaring sebanyak 8 orang diantaranya 2 orang anak-anak dan 6 diantaranya sudah dewasa, dimana kebanyakan diantaranya sudah terbiasa dalam melakukan aksi mengemis dijalanan," ungkap Sekda, Selasa (16/6/2020).

Kata Sekda, untuk anak-anak yang terjaring dalam razia tersebut akan di kembalikan kepada orang tua masing-masing dengan membuat berita acara untuk berjanji agar tidak akan membiarkan anaknya berada di jalanan terlebih dengan situasi pandemi Covid-19 ini. Sama hal nya dengan yang sudah berusia dewasa, meraka yang terjaring razia akan di berikan pembinaan dan pengarahan lebih oleh Dinas Sosial agar dapat memberikan efek jera.

"Mereka juga akan dilakukan untuk membuat perjanjian agar tidak mengulangi hal tersebut, dengan konsekuensi apabila melanggar dan terjaring razia kembali maka akan diberikan sangsi," tegas Sekda.

Sementara Kepala Dinsos Pangkalpinang, Rika Komarina mengungkapkan sejak sebulan silam pihaknya sudah mengamankan sebanyak 16 orang Gepang dan Anjal di Pangkalpinang ini. Dimana mereka yang terjaring akan di berikan pembinaan dan akan di amankan di Rumah Perlindungan Sosial (RPS) Kota Pangkalpinang.

Rika juga mengaku, kebanyakan dari mereka yang terjaring merupakan pemain lama, dimana 4 diantaranya merupakan anak-anak yang merupakan warga Pangkalpinang selebihnya merupakan warga pendatang.

Rika mengakui keberadaan Gepeng dan Anjal di Kota Pangkalpinang ini berdasarkan laporan dan keluhan masyarakat bahwa keberadaan mereka sudah sangat meresahkan dan mengganggu para pengguna jalan.

"Berdasarkan banyak keluhan warga, kedepan kita juga akan melakukan patroli rutin serta penertiban terhadap pengamen yang selalu beroperasi di tempat dan rumah-rumah makan," tukas Rika. [ina]



Komentar Pembaca