Sering Banjir, Rio Sidak ke-Perkuburan Bukit lama Pangkalpinang

Banyak Drainase Yang Tidak Layak, Serta Ruko Mengganggu Aliran Air

Daerah  RABU, 13 MEI 2020 , 15:18:00 WIB

Sering Banjir, Rio Sidak ke-Perkuburan Bukit lama Pangkalpinang

RMOLBABEL

RMOL. Akibat hujan yang melanda Kota Pangkalpinang beberapa hari terakhir tidak sedikit membuat sebagian wilayah di Kota Pangkalpinang terendam banjir, tidak terkecuali perkuburanpun ikut terdampak salah satunya perkuburan Bukit Lama. Terkait hal itu, warga setempat sering protes dan mengusulkan agar di buat saluran yang dapat mengurangi debit air.
Saat dilakukan pengecekan di lokasi terdampak bersama pihak terkait seperti Lurah Bukit Sari, Dinas Perkim, Dinas Pekerjaan Umum, dan perwakilan warga di temukan drainase yang sduah tidak layak lagi sehingga menyebabkan setiap ada hujan lebat selalu air yang cukup deras memenuhi sudut perkuburan hingga menjebol tembok yang ada di belakang ini kemudian menggenangi rumah warga sampai ke depan SMP Muhamadiyah.

Menurut Rio, warga sudah sering mengeluhkan hal tersebut hanya saja hingga saat ini belum ada realisasi dari pemeritah. Maka dari ini, bersama pihak terkait melakukan cek lapangan untuk mencarikan solusi supaya banjir tidak lagi terjadi di sekitar perkuburan.

Melihat sudah banyak ya Ruko-ruko yang berdiri saya kira perlu dicek apakah memiliki IMB atau tidak karena ada beberapa bangunan yang kami lihat sangat mengganggu aliran air dari selokan yang semula besar kini menjadi kecil."Jika ruko-ruko tersebut tidak memiliki ijin mendirikan bangunan saya kira perlu ketegasan dari penegak Perda untuk menertibkannya karena jelas sudah merugikan masyarakat disekitar baik di kompleks penghiburan maupun masyarakat yang berdekatan dengan lokasi perkuburan," tegasnya, Rabu (13/5/2020).

Padahal sebelumnya di sini jarang terjadi banjir namun kita lihat sendiri di lapangan bahwa selokan yang lebarnya 2 Meter kini hanya tinggal 20 cm, sangat miris artinya potensi terjadinya banjir dan air menggenang sangat besar.

"Kami akan mengusulkan melalui komisi terkait agar segera dilakukan perbaikan Drainase, jangan sampai kompleks perkuburan yang sudah berusia puluhan tahun ini hancur berantakan karena Drainase yang buruk," tukas Rio. [ina] 

Komentar Pembaca