Alumni Depati Amir '98' Perangi Covid-19 di Kecamatan Pangkal Balam

Daerah  KAMIS, 02 APRIL 2020 , 18:43:00 WIB

Alumni Depati Amir '98' Perangi Covid-19 di Kecamatan Pangkal Balam

RMOLBABEL

RMOL. Guna memutuskan matarantai penyebaran virus Corona alias COVID-19. Alumni 98 SMP Depati Amir melakakukan penyemprotan cairan disinfektan dibeberapa titik fasilitas umum (fasum) di wilayah Kecamatan Pangkal Balam Kota Pangkalpinang, Kamis (2/4/2020).
Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial dan keprihatinan terhadap penyebaran wabah virus Corona di Indonesia khusunya di wilayah Kota Pangkalpinang. Yang mana diketahui covid-19 saat ini dinyatakan sebagai pandemic dunia oleh WHO. Coronavirus merupakan zoonosis atau virus yang ditularkan antara hewan dan manusia. Seperti kita ketahui virus ini berawal dari kota Wuhan, Cina sejak Desember 2019.

Sopian Munzir, salah satu alumni mengatakan untuk meningkatkan ketahanan nasional dibidang kesehatan diperlukan langkah-langkah cepat yang dapat mengurangi dan memutus penyebaran COVID-19 sehingga nantinya angka kasus penyebaran tersebut dan kematian dapat berkurang. Dengan itu, kita mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta membantu pemerintah dalam hal pencegahan penyebaran wabah virus corona.

"Kami mengimbau dan berharap kepada seluruh masyarakat selalu menjaga kesehatan dan mematuhi aturan serta mengikuti himbauan  
dari pihak pemerintah serta himbauan TNI dan Polri, demi memutuskan matarantai agar tidak terjadi penyebaran virus Corona hingga ke daerah kita.

"Awal mula inisiatif ini melalui WAG alumni 98 yang kami buat bersama yakni menyampaikan ide dan memberikan masukan bersifat kepedulian sosial kita semua untuk melaksanakan penyemprotan disinfektan, alhmdulilah hari ini (02/04/2020) telah terlaksana, di 3 tempat berbeda yakni di Masjid Al-ikhsan PangkalBalam, Masjid Masjid Baitul Musolah Pancur, serta Masjid Al-Qudus Rejosari sebagai awal pemula dan selanjutnya akan kita laksanakan kembali dengan pasukan yang lebih banyak dan akan dilakukan juga ke pemukiman warga," terangnya.

Adapun titik-titik lokasi fasum yang akan menjadi sasaran penyemprotan yakni tempat keramaian dan berkumpul seperti masjid, sekolah, terminal, pasar, maupun SPBU.

"Dengan adanya kegiatan ini tentunya bisa mempererat rasa persaudaraan dan talisilahturahmi diantara kawan-kawan, mengenang kembali masa-masa dahulu antara kawan-kawan. Kami juga berharap dengan kondisi sekarang akibat penyebaran virus Corona, apa lagi Babel sudah masuk dalam zona merah. Kita sudah 3 orang yang positif Corona yang kita ketahui melalui medsos dan berita yang ada. Semoga kawan-kawan bisa mengikuti himbawan pemerintah untuk berdiam diri dirumah mengurangi kegiatan diluar rumah. Kita juga berharap kawan-kawan semua memberikan penjelasan kepada para tetangga dan warga sekitar dampak bahaya Corona jangan dianggap sepele, lihat perjuangan mereka yang diluar khusunya pasukan depan yakni para perawat maupun dokter yang berjuang menyembuhkan mereka sampai terpisah dengan keluarga hingga ada yang merenggut nyawa mereka. Semoga perjuangan mereka tak sia-sia, amin," timpal Sopian. [ina]

Komentar Pembaca