Satu PDP di Belitung Positif Covid 19, Ini Kronologisnya

Daerah  SENIN, 30 MARET 2020 , 22:16:00 WIB

Satu PDP di Belitung Positif Covid 19, Ini Kronologisnya
RMOL. Satu orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Suspek Corona Virus Disease (Covid 19) di Kabupaten Belitung positif tertular virus Corona.
Pusat biomedis Kemenkes menyampaikan hasil pemeriksaan swab tenggorokan kepada Pemda Belitung dalam hal ini dinkes melalui RSUD dr. H. Marsidi Judono terkait hasil pemeriksaan laboratorium 3 dari sisa 5 spesimen pasen PDP dan 1 pasen ODP yang diambil samplenya dan dikirim ke Jakarta.

Dari hsil pemeriksaan spesimen 3 PDP tersebut adalah Pasen 030, laki-laki (49) dengan hasil negatif, Pasen 037, laki-laki (23) negatif dan
Pasien 034 , laki-laki (54) dengan hasil POSITIF COVID-19.

Diketahui pasen 034 PDP ini merupakan pasen pertama dengan hasil test covid-19 Positif di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) arti nya provinsi ke 31 yang dengan kasus covid 19 positif,"Namun sampai saat ini kita masih menunggu juga hasil sampel swab tenggorokan metode pcr dari pasen 4 pasen PDP dan 2 pasen ODP yang swabnya sudah kita ambil dan kirim ke jakarta pada hari kamis 26/3/2020, Jumat (27/3/2020) dan minggu (29/3/2020), beber Direktur RSUD.H.Marsidi  Judono. dr. Hendra, Sp.An

Diketahui sebelumnya pasen 034 dengan covid-19 positif datang pertama kali ke UGD RSMJ pada 23/3/2020 pukul 20:00 malam langsung menuju covid center RSJM di gedung isolasi A dilakukan sejumlah pemeriksaan standar kemudian diambil. Swab tenggorokan pertama namun masih dinyatakan ODP karena kondisi pasen masih baik dan pasen dipulangkan untuk diminta datang kembali pada 25/3/2020 pukuk 09:00 pagi yang direncanakan untuk diambil swab ke-2 namun ternyata hasil pemeriksaan rontgen menunjukkan ada tanda-tanda pneumonia sehingga pasen 034 dinaikkan statusnya menjadi PDP dan diisolasi di gedung isolasi B. Sampai hari ini (30/3/2020) pukul 07:00 pasien dinyatakan confirm positif Covid19 karena telah keluar hasil dari lab litbangkes biomedis kementian kesehatan.

Sampai siang ini RSMJ telah menangani 56 pasen dengan rincian 46 pasien ODP dan 10 pasien PDP namun yang diperiksa swab tenggorokan hanya 21 pasien terdiri atas 12 pasien ODP dan 8 pasien PDP. Dari 21 pasien yang diperiksa swab tenggorokan dengan metode cpr 9 ODP negatif, 6 PDP negatif, 1 PDP positif dan 4 pasen masih menunggu hasil yaitu 1 PDP dan 3 ODP.

"Hingga siang ini RSUD sedang merawat 6 pasen terdiri atas 4 pasien PDP, 1 pasien ODP dan 1 pasien positif, untuk diketahui masyarakat bahwa pasen-pasien yang kami rawat semua dalam kondisi stabil dan perbaikan, kita berdoa secepatnya pasen-pasien tersebut bisa sembuh dan dapat berkumpul dengan keluarga tercinta. Untuk selanjutnya mari kita semua bahu membahu melawan wabah corona virus dan kita berdao semoga Allah senantiasa memberi kesehatan dan keselamatan untuk kita semua," hatapnya.

Lanjut Hendra, Belitung sudah menjadi daerah merah, untuk itu kami mohon dengan sangat disiplin warga untuk tidak keluar rumah, tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat. Semoga kasus positif tidak bertambah. Kami mohon doa seluruh masyarakat Belitung supaya tenaga-tenaga kesehatan di RSUD selalu diberi kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas sebagai garda terdepan penanganan meluasnya wabah covid19 di belitung.

"Pada pukul 12.30 tim laboratorium RSMJ telah melakukan 22 periksaan rapid test antibodi antigen terhadap 22 ODP kontak erat pasen 034 positif covid19 yang hasilnya bisa ditunggu 15-20 menit, bila negatif maka para ODP tersebut akan diisolasi mandiri dirumah dan diawasi ketat terhadap gejala-gejala yang mungkin timbul karena masih dalam masa inkubasi dan bagi yang positif akan kami langsung isolasi di gedung Isolasi C untuk diambil swab tenggorokan dan diperiksa dengan metode PCR.

"Pukul 15.00 seluruh Hasil pemeriksaan rapid test 22 ODP kontak erat Alhamdulillah selesai dan 22 sampel yang diperiksa semuanya Alhamdulilah NEGATIF. Numun kepada para 22 ODP tersebut jangan senang dulu tetap waspada dan ikuti perintah untuk isolasi ketat mandiri karena masih ada pemeriksaan ke-2 pada tangg 10 April," Kita berdoa semoga hasilnya negatif semua. Namun seandainya sebelum tanggal10 April 2020 ke 22 ODP ada yang menderita salah satu dari gejala demam, batuk, nyeri tenggorokan dan sesak nafas agar segera kembali ke covid center RSMJ untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan selanjutnya," jelasnya. [red]


Komentar Pembaca