Hasil Rakornas PRB Hasilkan 10 Rekomendasi Upaya Pengurangan Risiko Bencana

Daerah  MINGGU, 13 OKTOBER 2019 , 21:49:00 WIB

Hasil Rakornas PRB Hasilkan 10 Rekomendasi  Upaya Pengurangan Risiko Bencana
RMOL. BNPB melaksanakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengurangan Resiko Bencana (PRB) 2019 bertempat di Novotel, Minggu (13/10/2019). Dari Rakornas tersebut menghasilkan sepuluh rekomendasi upaya pengurangan risiko bencana pada tahun 2020-2024 mendatang diantaranya;
Penguatan data, informasi dan literasi bencana termasuk melalui penyusunan atau pemutakhiran dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) yang inklusif dan pengembangan program-program komunikasi, informasi dan edukasi rawan bencana. Penguatan sistem, regulasi dan tata kelola bencana termasuk melalui pemanfaatan hasil-hasil kajian saintifik dan kearifan lokal.

Selain itu, peningkatan sumber daya manusia (SDM), sarana-prasarana dan logistik kebencanaan terutama melalui penguatan kelembagaan BPBD dan desa/kelurahan. Integrasi kerjasama kebijakan dan penataan ruang berbasis risiko bencana melalui penguatan perangkat penataan ruang dan regulasi terkait serta penegakannya. Penguatan penanganan darurat bencana termasuk melalui percepatan implementasi, standar pelayanan minimum penanggulangan bencana dan program kesiapsiagaan bencana berbasis keluarga.

Tidak sampai disitu, kerangka kerja (prabencana) atau pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi (pascabencana) di daerah terdampak bencana terutama melalui program-program pengurangan risiko bencana komunitas berbasis penghidupan (livelihoods) di daerah rawan bencana dan pemulihan pascabencana yang berorientasi pada pemulihan penghidupan masyarakat. Penguatan sistem mitigasi multi ancaman bencana terpadu terutama yang memberikan perlindungan bencana secara langsung pada masyarakat yang tinggal di desa dan kelurahan rawan bencana.

Lendanaan yang memadai termasuk melalui pengembangan mekanisme-mekanisme pendanaan inovatif dan kerjasama dengan lembaga usaha. Restorasi dan perlindungan ekosistem alami serta area penyangga untuk meningkatkan fungsi perlindungan dan pengurangan risiko serta fungsi pendukung penghidupan masyarakat yang disediakan ekosistem dan pembangunan ketangguhan infrastruktur (layanan dasar dan tanggap darurat) terutama yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat seperti hunian, sekolah, sarana kesehatan, pasar, tempat ibadah, kantor dan objek-objek vital lainnya juga masuk dalam hasil Rakornas PRB tersebut.

"Segera laksanakan pembangunan yang peka terhadap risiko bencana dan tingkatkan investasi pengurangan risiko yang terpadu dan menyeluruh di tingkat masing-masing," himbau Doni. [ina]


Komentar Pembaca