Agenda Padat di 2019, Piala Presiden Terancam Batal

Sport  KAMIS, 13 DESEMBER 2018 , 18:35:00 WIB

Agenda Padat di 2019, Piala Presiden Terancam Batal

Ratu Tisha/Net

RMOLBabel. Tiga tahun belakangan, Piala Presiden jadi turnamen pramusim paling dinanti. Meski sebatas pemanasan jelang kompetisi, semua kontestan menyambut serius.
Namun, turnamen ini terancam tak digelar. Bukan tanpa alasan, agenda padat jelang Liga 1 2019 yang direncanakan akhir April menjadi penyebabnya.

Mulai lanjutan 64 besar Piala Indonesia 2018 yang dijadwalkan awal Januari, rencana Kongres PSSI, hingga sederet agenda Tim Nasional (Timnas) Indonesia.

Seperti, try-out Timnas U-22 melawan China pada 27 Januari, dilanjutkan Piala AFF U-22 17 Februari-2 Maret. Tak kalah krusial, Timnas juga akan melakoni kualifikasi Piala Asia U-23 2020 pada 22-26 Maret mendatang.

"Kami belum memutuskan," ucap Sekjen PSSI Ratu Tisha, Rabu kemarin. "Melihat sejarahnya, itu kan turnamen pramusim saat PSSI disanksi FIFA pada 2015. Ini yang perlu dibicarakan dengan klub karena kami juga harus berbicara juga kepada sponsor terkait," sambungnya.

Direktur Persija Jakarta Gede Widiade menilai, Piala Presiden harus bergulir. Sebab, itu merupakan turnamen pemanasan bagi skuadnya menghadapi kompetisi sesungguhnya.

"Turnamen ini sudah seperti rutinitas perlu diadakan sebagai pramusim. Cuma, harus disesuaikan dengan kegiatan besar di Indonesia agar tidak mengganggu," papar Gede.

Persoalan waktu yang ideal, Gede menyerahkan kewenangan kepada PSSI dan operator. Terpenting, kata dia, klubnya berharap pramusim bisa diisi dengan kegiatan pertandingan kompetitif. [*/Shl]


Komentar Pembaca