KSP Rilis Data Ekonomi, Rizal Ramli Sebut Analisa ABS

Politik  KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 12:37:00 WIB

KSP Rilis Data Ekonomi, Rizal Ramli Sebut Analisa ABS

Tabel data Tim KSP/Net

RMOLBabel. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS anjlok seperti krisis ekonomi yang menimpa Indonesia tahun 1998 lalu. Namun dibantah oleh pemerintah
Menyikapi hal tersebut Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Yanuar Nugroho memberikan data untuk menguak fakta tentang kondisi keuangan Indonesia saat ini dengan kondisi keuangan tahun 1998.

Menanggapi data tersebut, ekonom senior DR. Rizal Ramli menegaskan bahwa analisa yang dikeluarkan oleh Yanuar Nugroho itu menyesatkan dan konyol.

"Mas Moeldoko, analisa ABS (asal bapak senang) begini yang membuat kita mudah terlena dan selalu telat langkah,” jelas RR dalam akun Twitter @RamliRizal, Kamis (6/9) dilansir RMOL.co.

Pada desain grafis yang dibagikan Yanuar sebelumnya dapat dilihat perbandingan dua situasi tersebut.

Misalnya saja pada fluktuasi dolar terhadap rupiah antara tahun 1997-1998 dengan kondisi saat ini jauh berbeda. Pada tahun 1998, rupiah sangat terlihat kontras fluktuasinya, di mana sempat ada dipuncak tertinggi namun kemudian jatuh.

Sedangkan saat ini antara tahun 2017 hingga 2018 fluktuasi rupiah tidak terlalu kontras. Ini membuktikan nilai kenaikannya pun tidak terlalu berarti.

Kondisi ekonomi Indonesia saat ini pun dapat dibilang stabil. Salah satu faktornya karena saat ini Indonesia sudah memiliki cadangan devisa yang cukup yakni 118,3 miliar dolar AS.

Berbeda jauh dari tahun 1998 yang hanya 23,61 miliar dolar AS.

Terlebih lagi jika melihat dari tingkat utang Indonesia saat ini beberapa lembaga internasional memberikan peringkat Investement Grade yang artinya cukup aman dan baik dalam hal pengelolaan utang. Jauh berbeda dari tahun 1998 yang berpredikat Junk.

Terpenting saat ini bertumbuhan ekonomi pun terus ke arah yang positif yakni di atas 5 persen. Jauh dari kondisi 1998 yang bahkan minus 13 persen. [rmb]

Komentar Pembaca