MPR: Rektor Harus "Kuasai" Masjid Di Kampus

Nusantara  JUM'AT, 01 JUNI 2018 , 14:59:00 WIB

MPR: Rektor Harus

Muhaimin Iskandar/ Humas MPR

RMOLBabel. Para rektor sebaiknya mengambil alih masjid dan mushola di lingkungan kampus. Hal ini dikatakan Wakil Ketua MPR, Muhaimin Iskandar menyikapi rilis Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) soal radikalisme di lingkungan kampus.
Hanya dengan cara itu, kata Cak Imin, begitu ia disapa, perguruan tinggi dapat menghilangkan virus-virus radikalisme yang menyusup di tubuh mahasiswa dan dosen.

"Sekarang pembinaan saja, terutama di kampus-kampus itu musholanya harus dilakukan dialog oleh rektor," kata Cak Imin di Kuningan, Jawa Barat, kemarin (Kamis,31/5).

Sebagai upaya pembinaan, saran dia rektor menggunakan metode tarekat selama enam bulan berturut-turut, untuk menyembuhkan para dosen atau mahasiswa yang terkena virus radikal.

Cara itu dinilainya cukup ampuh, karena sudah puluhan tahun dipraktikkan oleh Nahdlatul Ulama (NU) dalam menata batin yang sedang `sakit`.

"Tarekat itu salah satu otonom NU yang bergerak di bidang zikir, wirid, olah jiwa batin. Hanya itu, saya minta semua musholla itu diserahkan kepada tarekat," pintanya.

Sebelumnya BNPT merilis sejumlah perguruan tinggi negeri yang dicurigai sebagai tempat persemaian bibit radikalisme. Di antaranya Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Diponegoro (Undip).

"PTN dan PTS yang banyak kena itu di fakultas eksakta dan kedokteran," terang Direktur Penanggulangan BNPT Brigjen Pol Hamli. [wid]

Komentar Pembaca