GP Ansor Babel Roadshow Pancasila Dan kebangsaan

Daerah  SELASA, 08 MEI 2018 , 16:34:00 WIB

GP Ansor Babel Roadshow Pancasila Dan kebangsaan
RMOL. Pimpinan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bangka Belitung (Babel) menggelar Roadshow Pancasila dan Kebangsaan perdana di Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka, Selasa (8/5).
Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan selama menjelang pertengahan Mei mendatang di tiga kecamatan tiap kabupaten/kota di Babel dengan melibatkan narasumber tingkat nasional, tingkat lokal, serta internal GP Ansor Babel.

Roadshow perdana ini yang dilaksanakan di gedung serbaguna Bakam ini dihadiri puluhan peserta dari berbagai elemen masyarakat setempat.

Sekretaris Camat Bakam, Jaleali dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada GP Ansor Babel. Ia menilai kegiatan ini penting untuk mengetahui bahwa saat ini dunia media sosial cukup menjadi perhatian, khususnya dalam hal kebinekaan.

"Kegiatan seperti ini sangat kami dorong agar masyarakat kami lebih memahami makna Pancasila dan Kebangsaan itu sendiri, dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari," ungkapnya.

Sementara, Kapolsek Bakam Irwan dalam menyampaikan materinya menggambarkan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan masyarakat pada umumnya di Bakam  adalah masyarakat yang damai, aman dan kondusif.

"Karena saya mengetahui bagaimana masyarakat saya ini yang berbeda agama. Memang mayoritas muslim, namun mereka tetap hidup damai berdampingan. Seperti di desa Bukit Layang itu masyarakat majemuk, semua penganut agama ada disana, Alhamdulillah tidak ada kesenjangan terjadi selama ini. Artinya masyarakat kita cinta damai, aman. Dan saya berharap kedepannya akan selalu tercipta situasi seperti ini yang kita harapkan dalam naungan kebhinekaan yang termakna dalam Pancasila itu sendiri," tutunya.

Menguatkan diri dalam ke-indonesiaan. Ia mengingatkan kembali bahwa Indonesia terdiri dari berbagai suku, ras, agama. Dengan keberagaman tersebut disatukan dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Sembilan desa, mungkin antar desa budayanya berbeda-beda. Dengan dukungan masyarakat yang hingga hari ini masih aman. Jangan sampai perbedaan menjadi isu memecah belah kebhinekaan kita khususnya kecamatan Bakam selalu menjaga kerukunan ini," pesannya.

Roadshow yang mengangkat tema menguatkan diri dalam Ber-Indonesia selanjutnya, dengan pemateri internal GP Ansor Babel, Darwis Netta selaku ketua dewan penasehat menyampaikan dengan tegas, bahwa catatan sejarah bangsa Indonesia terpatri, 'Berbahasa satu, bahasa Indonesia'.

"Berbangsa satu, bangsa Indonesia. Seolah-olah ini menjadi barometer bangsa kita dalam bingkai NKRI," ungkapnya.

Darwis pun menyampaikan, untuk selalu menciptakan persatuan dan kesatuan antar pemeluk agama, suku, ras, yang ada di tengah-tengah masyarakat hari ini adalah bagaimana peran pemerintah memberikan terus solusi bagi masyarakat yang akan menyatukan kesatuan.

"Dengan munculnya ideologi baru di negara kita tercinta ini, yang tidak sepaham dengan ideologi Pancasila, menjadi pemicu bagi kesatuan dan persatuan NKRI. Peran masyarakat ataupun kita sendiri bahwa kita sadar akan pentingnya persatuan dan kesatuan yang berdasarkan ideologi Pancasila sebagai pondasi bangsa yang tercinta ini, terus kita kawal tidak adanya munculnya tantangan-tantangan yang memicu perpecahan kita," jelasnya.

Kegiatan diakhiri dengan diskusi bersama tentang kearifan lokal, ramah tamah antar kelompok masyarakat setempat kecamatan Bakam dengan narasumber dan kader GP Ansor Babel. [ana]

Komentar Pembaca