Pelatihan Pemuda Pelopor Bangun Kesadaran Masyarakat

Advertorial  KAMIS, 07 DESEMBER 2017 , 15:29:00 WIB

Pelatihan Pemuda Pelopor Bangun Kesadaran Masyarakat

Foto Bersama/RMOLBabel

RMOL. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI bersama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peduli Pembangunan mengadakan Pelatihan Pemuda Pelopor, Senin (4/12) di Masjid At-Taqwa, Desa Pagarawan, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
Dalam mewujudkan generasi penerus Bangsa Indonesia yang berjiwa nasionalis dengan tema yang diusung dalam pelatihan yakni Sinergitas Dualisme Pandangan Berbangsa, Bernegara dan Beragama. Adapun kegiatan roadshow kedua itu dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB yang diikuti oleh 100 peserta dari Irmas Masjid At-Taqwa, Mahasiswa STAIN SAS, Aktivis PMII, dan pemuda-pemudi lainnya berusia 16-30 tahun.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh beberapa Ketua RT setempat, Pengurus Pondok Pesantren Darul Muhabbah Kemas Mahmud dan narasumber kedua Nurul Susanto.


Ketua Panitia Pelaksana Pandi (25) menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan untuk meningkatkan kepekaan dan kepedulian masyarakat khususnya kalangan pemuda terhadap bangsa, negara, dan agamanya.

"Selain di Bangka, kegiatan ini juga akan diselenggarakan serentak di provinsi lainnya seperti Jambi, Lampung, dan Bengkulu," jelas Pandi kepada RMOLBabel, Kamis (7/12).



Ustadz Kemas Mahmud saat menjadi narasumber bertajuk "Islam Rohmatan Lilalamin" menuturkan, kegiatan seperti ini sangat berdampak positif guna memberikan wawasan kepada pemuda bahwa antara agama dan negara merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan.

"Sudah menjadi harga yang tak bisa ditawar lagi, pemuda wajib mempunyai pandangan untuk agama serta negaranya", tutur Ustadz Kemas Mahmud.

Hal senada juga dikatakan oleh narasumber kedua Nurul Susanto. Menurutnya, pemuda Indonesia sudah seharusnya memperluas pengetahuan dibidang agama.

"Saya sebagai pengurus masjid setempat sangat mendukung atas pelaksanaan kegiatan ini, semoga kegiatan seperti ini kedepannya akan terus berlajut," pungkasnya.

Peserta juga mengapresiasi kegiatan ini karena dapat mencegah para pemuda untuk bersikap radikal dan melakukan penyalahgunaan narkotika yang merusak generasi bangsa. [Mg6/Adv]


Komentar Pembaca