Bawaslu Provinsi Babel Akan Laporkan ASN Pemprov Ke KASN

Daerah  SELASA, 04 FEBRUARI 2020 , 20:05:00 WIB

Bawaslu Provinsi Babel Akan Laporkan ASN Pemprov Ke KASN
RMOL. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bangka Belitung (Babel) akan laporkan ASN Pemprov Babel terkait kasus pelanggaran Pilkada ke Komisi Paratur Sipil Negara (KASN).
Diketahui sebelumnya ASN tersebut telah mendeklarasikan diri sebagai calon pada Pilkada Basel tahun 2020.

"Kami tidak bisa menindak ASN, karena ini ranahnya KASN, jadi kami sebatas sejenis pelaporan, bahwa di sini ada ASN yang melanggar aturan-aturan tentang ASN itu sendiri" kata Dewi Rusmala, Selasa (4/2/2020).

Dewi menjelaskan, sesuai dengan hasil kajian hukum yang telah dilakukan, pihak Bawaslu Provinsi Babel akan merekomendasikan Bawaslu Kabupaten Basel untuk berkoordinasi dengan pihak BKPSDM, kemudian meningkatkan sosialisasi tentang netralitas ASN menjelang Pilkada dan terakhir menyurati langsung pihak KASN terkait pelanggaran tersebut.

"Kajian kami intinya ini adalah pelanggaran, pelanggaran dari UU ASN bukan dari UU pemilunya, makanya kami tidak melakukan klarifikasi, kalau temuan ini adalah pelanggaran UU Pemilu kami akan mengklarifikasi, kemudian kami akan membuat hasil klarifikasinya dan melaporkan ke KASN, tapi karena tidak melanggar UU pemilu, yang dilanggar UU Netralitas ASN-nya, karena di sini juga belum masuk ke masa tahapan (pilkada,-red)" jelas Dewi.

"Sebenarnya kesalahan fatal ASN tersebut adalah dirinya telah mendeklarasikan diri sebagai calon dengan status masih sebagai ASN, tetap kita anggap pelanggaran, jelas karena mendeklarasikan dalam status masih ASN, kan belum ditetapkan sebagai calon, dan sudah mendeklarasikan diri," tambah Dewi.

Sementara, Kabid Penilaian Kinerja, Informasi dan Kesejahteraan ASN, BKPSDM Provinsi Babel, Abdul Ghoni mengatakan tidak ada masalah jika AN ingin mecalonkan diri asal tidak mengganggu jam kerja, namun sesuai dengan UU ASN Pasal 119 apabila ingin menjadi Kepala Daerah harus mengundurkan diri setalah ditetapkan sebagai calon oleh KPU.

Diketahui dari pihak BKPSDM Provinsi Babel, AN merupakan ASN di Dinas Kehutanan dan sampai saat ini yang bersangkutan masih belum memberikan laporan, pemberitahuan atau pun izin terkait keinginannya untuk maju atau mencalonkan diri di Pilkada Basel Tahun 2020 nanti.

"Bukan tidak ada masalah, tapi belum ada izin dan laporan kalau mau nyalon ke Gubernur dalam hal ini melalui BKPSDM, tapi tidak tahu kalau ke atasannya (Kepala Dinas Kehutanan,-red) udah lapor atau belum" demikian Abdul Ghoni. [pri]


Komentar Pembaca