Komisi III Berikan Batas Waktu Wujudkan Pangkalpinang Zero Tambang

Daerah  SELASA, 04 FEBRUARI 2020 , 18:21:00 WIB

Komisi III Berikan Batas Waktu Wujudkan Pangkalpinang Zero Tambang
RMOL. Menyikapi laporan masyarakat dan semakin maraknya aktifitas Tambang Inconfensional (TI) di Pangkalpinang, Komisi III DPRD Kota Pangkalpinang menggelar rapat koordinasi untuk wujudkan Pangkalpinang Zero Tambang.
"Kami sengaja melakukan hal tersebut dengan melibatkan dinas terkait bersama TNI, Polri guna menyikapi laporan masyarakat terlebih sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) yang ada, Kota Pangkalpinang tidak ada wilayah pertambangan," tegas Ketua komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pangkalpinang, Bangun Jaya, Selasa (4/2/2020).

Selain hal tersebut, koordinasi tersebut untuk menyikapi bersama-sama kedepannya Pangkalpinang mau nya seperti apa." Kita ketahui selama ini tambang ilegal sering dilakukan dirazia,  hanya saja razia terkesan bocor dan setelah di lakukan tindakan, aktifitas tambang ilegal tersebut kembali beroperasi. sesalnya.

Menggapai hal tersebut, pihak komisi III DPRD Kota Pangkalpinang membuat beberapa kesepakatan dengan pihak dinas terkait bersama unsur TNI, Polri yang ada di Pangkalpinang untuk menjadikan Pangkalpinang Zero Tambang.

"Kami tidak mau koordinasi ini hanya sekedar wacana belaka, tapi kami mau ada tindak lanjutnya. Kami akan berikan batas waktu kepada pihak terkait dalam mewujudkan Pangkalpinang bebas tambang," tegas Bangun Jaya.

Dirinya menilai kondisi tambang ilegal di Pangkalpinang khususnya di sepanjangan aliran sungai Opas dan Rangkui sudah sangat parah dan membahayakan. Pasalnya, dari aktifitas tambang tersebut dapat melumpuhkan perekonomian laut dikarenakan pendangkalan aliran sungai.

"Kami minta libatkan kami (Komisi III) dalam penertiban tambang ilegal di Pangkalpinang. Secara pribadi saya siap untuk di libatakan," pungkas politisi Gerindra itu. [ina]


Komentar Pembaca