Ibrahim : Wakil Bupati Bukan Sekedar Simbolik, Tapi Saling Melengkapi

Daerah  SENIN, 30 DESEMBER 2019 , 15:08:00 WIB

Ibrahim :  Wakil Bupati Bukan Sekedar Simbolik, Tapi Saling Melengkapi

foto/Akademisi Ilmu Politik, Ibrahim

RMOL. Akademisi Ilmu Politik sekaligus Dekan Fisip Universitas Bangka Belitung (UBB) DR. Ibrahim memandang bahwa tanpa ada Wakil Bupati, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat akan kurang produktif.
"Markus berkebutuhan untuk mengangkat seorang wakil, utamanya untuk meminimalisir isu personifikasi pada dirinya sebagai kepala daerah dari unsur minoritas. Wakilnya tentu saja akan memberi optimisme pada kelompok mayoritas yang dibaca sebagai kearifan seorang Markus" tutur Ibrahim, Senin (30/12/2019).

Menurut Ibrhaim, jika ada Wakil Bupati yang mendampingi, Bupati akan mampu meminimalisir isu politik identitas. Lebih lanjut menurut Ibrahim. "Entah ini ditangkap atau tidak oleh Pak Markus, menurut saya akan sangat penting untuk meyakinkan bahwa proses politis Pilkada biarlah terus berjalan, namun kemauan untuk sharing kekuasaan saya kira tetap menjadi komitmen beliau" pungkasnya.

Lebih lanjut, Ibrahim mengatakan meski tidak bisa mengukur efektivitas pemerintahan dengan hanya satu kepala daerah, menurutnya ada tugas-tugas wakil kepala daerah yang selama ini harusnya berjalan namun dikendalikan oleh kepala daerah atau setara Sekda.

"Bahwa desain politisnya mengarah pada pengosongan, saya kira ini juga adalah dinamika yang amat politis, ini sebenarnya tidak produktif karena dalam tata pemerintahan sebenarnya sudah ada pembagian tugas antara kepala daerah dan wakilnya. Duet ini bukan sekedar simbolik, tapi saling melengkapi" tukas Ibrahim. [pri]


Komentar Pembaca