Mikron; Kejadian Bencana Di Babel Meingkat

Daerah  SABTU, 23 NOVEMBER 2019 , 12:38:00 WIB

Mikron; Kejadian Bencana Di Babel Meingkat
RMOL. Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bangka Belitung (Babel), Mikron Antariksa ungkap kejadian bencana di Indonesia meningkat tanpa terkecuali di Provinsi Babel itu sendiri.
Hal ini terlihat dari terjadinya bencana dari waktu ke waktu yang semakin meningkat intensitasnya baik besaran maupun dampaknya. Hal ini disebabkan dari kondisi Indoneisa yang geografis, geologis, hidrologis dan demografis sehingga memungkinkan terjadinya bencana, baik yang disebabkan faktor alam, non alam, maupun faktor manusia itu sendiri.

Terkait itu, banyak bencana alam terutama bencana yang bersifat hidrometrologi selalu berdampak negatif bagi kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya korban bencana alam seperti timbulnya korban jiwa, kerugian harta benda, rusaknya sarana dan prasarana lingkungan serta hilangnya mata pencaharian.

Pada tahun 2019 untuk Bangka Belitung hingga periode 31 Oktober 2019, tercatat sebanyak 269 kejadian bencana, dengan jumlah korban sebanyak 3.663 orang yang terpapar." bersyukur tidak ada yang meninggal dunia, tapi yang terpapar untuk korban yang mengalami bencana sudah mencapai angka 3.663 orang," tutur Mikron.

Sambung Mikron, untuk mengantisipasi dampak akibat dari bencana tersebut, diperlukan upaya-upaya secara simultan yakni mulai dari pra bencana, tanggap darurat, hingga pasca bencana.

Baginya penanggulangan bencana adalah proses yang dinamis, terencana, terorganisir dan berkelanjutan. Oleh sebab itu diperlukan usaha-usaha untuk meningkatkan kualitas, baik yang berhubungan dengan pengamatan, analisa bahaya dan pencegahan serta mitigasi atau peredaman dampak bencana, kesiapsiagaan, peringatan dini, penanganan darurat, restorasi dan rehabilitasi maupun rekonstruksi.

"Kami berharap penanggulangan bencana baik bencana alam, bencana sosial dan bencana non alam dapat dilakukan secara paripurna," tukas Mikron. [ina] 

Komentar Pembaca