Hasil Rakor Penaggulangan Banjir, Perumahan Penyebab Terbesar Banjir Di Pangkalpinang

Daerah  RABU, 06 NOVEMBER 2019 , 21:08:00 WIB

Hasil Rakor Penaggulangan Banjir, Perumahan Penyebab Terbesar Banjir Di Pangkalpinang
RMOL. Dalam rangka persiapan menanggulangi banjir di kota pangkalpinang, Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang melakukan rapat koordinasi (Rakor), Rabu (6/11/2019) bertempat di balai Kelurahan Bukit Sari, Kota Pangkalpinang.
Rakor yang membahas masalah banjir  yang ada di Pangkalpinang itu dilakukan bersama seluruh OPD, camat, lurah serta OKP yang ada di Kota Pangkalpinang, yang mana dalam Rakor itu di fokuskan untuk mencari solusi serta penanganannya. Dari data yang dihimpun, Walikota Pangkalpinang, Mualan Aklil mengungkapkan ada delapan titik rawan yang menjadi langganan banjir di Pangkalpinang ini.

Berdasarkan data yang di himpun, sebagian besar banjir yang melanda Kota Beribu Senyuman itu di sebabkan oleh beberpa faktor diantaranya banyaknya drainase yang tidak memadai serta tidak berfungsinya saluran air pada mestinya.

Tidak hanya itu, pria akrab disapa Molen itu mengungkapkan yang harus di ketahui penyebab terbesar banjir sendiri dikarenakan banyaknya daerah resapan air yang hilang yang telah berganti fungsi dengan menjamurnya perumahan-perumahan.

"Hari ini, kita rapat koordinasi langsung di lokasi banjir. Rapat ini fokus mencari solusi dan jalan keluar serta mengambil kebijakan permaslahan banjir yang ada di Pangkalpinang sehingga mendapatkan hasil yang diinginkan tercapai, serta mengurangi nya agar jangan sampai meluas" ucap Molen.

Dalam hal ini, juga mengatakan bahwa ada beberapa tahapan yang perlu di perhatikan oleh seluruh elemen yang terlibat baik itu persiapan sebelum terjadinya banjir, yang harus dilakukan saat sedang terjadi serta pasca banjir itu sendiri. Terkait hal itu, mantan Bupati OKU itu mengajak semua elemen untuk bersama dalam mengatasi banjir di PGK ini terlebih jangan saling mencari kesalahan.

"Waktu banjir kemarin banyak yang langsung mengadu ke Walikota, baik dari masyarakat maupun anggota dewan. Mari mulai hari ini kita bersama rembukan bagimana cara mengtasi banjir ini. Kita akan membentuk tim pengaduan agar daerah yang rawan dapat mudah mengadu saat terjadi bencana," tukas Molen. [ina]


Komentar Pembaca
Ini Suasana Polrestabes Medan Pasca Ledakan

Ini Suasana Polrestabes Medan Pasca Ledakan

RABU, 13 NOVEMBER 2019 , 12:48:29

Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Pro Asing?

Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Pro Asing?

SENIN, 11 NOVEMBER 2019 , 17:50:00

Kenapa Wakil Panglima TNI Harus Diaktifkan?

Kenapa Wakil Panglima TNI Harus Diaktifkan?

SABTU, 09 NOVEMBER 2019 , 22:30:00