Tersangka SPPD Fiktif DPRD Pangkalpinang Bakal Di Expose, Kajari; Tidak Ada Yang Ditutupi

Daerah  RABU, 16 OKTOBER 2019 , 17:22:00 WIB

Tersangka SPPD Fiktif DPRD Pangkalpinang Bakal Di Expose, Kajari; Tidak Ada Yang Ditutupi
RMOL. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Pangkalpinang, RM. Ari Prioagung ungkapkan kasus SPPD fiktif anggota DPRD Kota Pangkalpinang tidak ada yang ditutupi dan bertele-tele.
Diungkapkannya, selama berjalannya prosesnya penanganan kasus SPPD fiktif anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pangkalpinang itu pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap 39 orang saksi diantaranya 21 orang anggota dewan, 5 orang bagian kuangan DPRD Kota Pangkalpinang serta Sekretaris Dewan (Sekwan) yang mana sumber utamanya adalah pencairan dana SPPD anggota DPRD Kota Pangkalpinang tersebut.

"Kejadian kasus itu sejak tahun 2017 maka penyidikan dilakukan di tahun 2018, sedangkan untuk penanganan kasus yang utamanya sudah terbukti atas nama saudara Budik selaku bendara DPRD Kota Pangkalpinang, kemudian kami banding dan kasasi proses berjalan dengan keputusannya sama. Setelah itu baru kami lakukan penyidikan berikut nya," ujar Kajari, Kami Rabu (16/10/2019).

Sambung Kajari, selama ini pihaknya tetap berjalan dalam menangani kasus SPPD anggota DPRD itu, walaupun banyak yang mengatakn pihak Kejari betele-tele. Hanya saja dikatakan nya proses penyidikan nya cukup panjang."Tapi diketahui waktu kami memulai ini dari sebelum Pileg, hanya penyidikan kami hentikan sementra di takutkan ada kegaduhan pada saat Pileg, tapi setelah usai Pileg kita lanjutkan kembali," urai Ari.

"Memang rencana kita dalam minggu-minggu ini kita akan melakukan expose siapa saja yang menjadi tersangka dalam kasus SPPD fiktif ini, hanya saja kita belum menemukan siapa dulu yang lebih dahulu yang tepat untuk di tetapakan sebagai tersangka. 

Diakuinya, proses penyidikan kasus ini sempat vakum dikarenakan salah satu nya dengan belum adanya pengganti Pidsus yang menangani kasus ini meninggal dunia.

"Yakinlah, kita akan tetap peroses semua tanpa ada yang di tutup-tutupi. Selama ini bukan kami tidak jalan dan bertele-tele bahkan kami sedang melengakpi data-data penguat lainnya," beber Kajari.  [ina]

Komentar Pembaca
Ini Suasana Polrestabes Medan Pasca Ledakan

Ini Suasana Polrestabes Medan Pasca Ledakan

RABU, 13 NOVEMBER 2019 , 12:48:29

Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Pro Asing?

Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Pro Asing?

SENIN, 11 NOVEMBER 2019 , 17:50:00

Kenapa Wakil Panglima TNI Harus Diaktifkan?

Kenapa Wakil Panglima TNI Harus Diaktifkan?

SABTU, 09 NOVEMBER 2019 , 22:30:00