Geruduk Kantor Kejari Kota Pangkalpinang, Komunitas Gerak Babel Sebut Kejari Lamban Dan Bertele-Tele

Daerah  RABU, 16 OKTOBER 2019 , 14:44:00 WIB

Geruduk Kantor Kejari Kota Pangkalpinang, Komunitas Gerak  Babel Sebut Kejari Lamban Dan Bertele-Tele

Gerakan Anti Korupsi Babel Geruduk Kantor Kejari Kota Pangkalpinang

RMOL. Komunita Gerakan Anti Korupsi (Gerak) Bangka Belitung (Babel) geruduk kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pangkalpinang, Rabu (16/10/2019).
Dalam hal tersebut, Komunitas Gerak Babel melakukan aksi geruduk kantor Kejari Kota Pangkalpinang ini bertujuan meminta pihak Kejari Kota Pangkalpinang untuk memproses serta menyelesaian kasus yang terjadi Kota Pangkalpinang tahun 2017 silam yakni SPPD Fiktif anggota DPRD Kota Pangkalpinnag yang dilakukan oleh bebrapa anggota DPRD Kota Pangkalpinang priode yang lalu yang hingga sekarang belum adanya penyelesaian.

"Mengingat hal itu, dari kasus atau fakta yang sudah kami temukan sebetulnya telah memenuhi unsur tindak pidana kuropsi yang seharusnya sudah siap untuk dilakukan  proses pengadilan hukum terhadap siapa saja yang terlibat dalam kasus SPPD fiktif anggota DPRD Kota Pangkalpinag itu," tegas Koordinasi Lapangan (Korlap) Gerak Babel, M. Hafisz.

Adapun tuntutan pihak Komunitas Gerak Babel dalam aksi tersebut diantaranya; Meminta pihak Kejari Kota Pangkalpinang untuk mengadili seluruh anggota DPRD Kota Pangkalpinnag  serta pihak lainya yang terlibat dalam tindak korupsi SPPD fiktif berdasarkan alat bukti yang terungkap, Meminta pihak Kejari Kota Pangkalpinang untuk melaksanakan prosess hukum dan mengadili selaku PA dan PPK serta pihak yang terlibat lainnya dalam pengesahan SPPD fiktif DPRD Kota Pangkalpinang serta Menuntut pihak Kejari Kota Pangkalpinang untuk mempercepat prose penyelesaian pidana korupsi SPPD fiktif anggota DPRD kota Pangkalpinang guna mengembalikan kepercayaan publik Bangka Belitung (Babel).

Terkait hal itu, pihak Komunitas Gerak Babel menilai kinerja Kejari Kota Pangkalpinang selama ini sangat lamban dan bertele-tele terlebih dalam melakukan proses penyelesaian terhadap kasus SPDD fiktif anggota DPRD Kota Pangkalpinang.

"Kami dari kawan-kawan dari pemuda khususnya mahasiswa menekankan kepada pihak baik Kejari maupun Kepolisian ataupun penyidkik yang kemudian nantinya akan melibatkan beberapa orang yang akan menjadi tersangka untuk secepatnya di proses hukum. Kami harap tahun 2019 ini khusus nya proses kasus SPPD anggota DPRD Kota Pangkalpinang ini cepat di selasaikan karena ini akan bergulir kepengurusan DPRD yang baru," Tegasnya. [ina]


Komentar Pembaca
Ini Suasana Polrestabes Medan Pasca Ledakan

Ini Suasana Polrestabes Medan Pasca Ledakan

RABU, 13 NOVEMBER 2019 , 12:48:29

Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Pro Asing?

Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Pro Asing?

SENIN, 11 NOVEMBER 2019 , 17:50:00

Kenapa Wakil Panglima TNI Harus Diaktifkan?

Kenapa Wakil Panglima TNI Harus Diaktifkan?

SABTU, 09 NOVEMBER 2019 , 22:30:00