Komunitas Literasi Babel Gelar Lomba Menulis Opini Untuk Anggota DPRD Se-Babel

Daerah  SENIN, 07 OKTOBER 2019 , 14:56:00 WIB

Komunitas Literasi Babel Gelar Lomba Menulis Opini Untuk Anggota DPRD Se-Babel
RMOL. Dalam rangka memperingati bulan bahasa serta memperingati hari gerakan pemasyarakatan minat baca yang jatuh pada tanggal 25 Oktober. Komunitas Literasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) akan mengadakan lomba menulis opini untuk anggota DPRD se-Babel.
Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis para anggota DPRD di Babel itu diharapkan dapat meningkatkan minat membaca khususnya anggota DPRD yang ada di Babel."Lomba menulis opini untuk anggota DPRD ini baru pertama kali kita gelar." ujar Ketua Komunitas Literasi Babel, Feryandi Komeng, Senin (7/10/2019).

Baginya, anggota DPRD harus rajin membaca sehingga berbagai produk Peraturan Daerah (Perda) dapat mengakomodir kepentingan publik."Apa jadinya jika anggota DPRD membahas rancangan peraturan-peraturan daerah tapi tidak memahami apa yang dibahas karena malas membaca dan tidak melakukan kajian perda tersebut," Sambungnya.

Dirinya menjelaskan, pada lomba menulis opini ini pihkanya tidak mengusung tema khusus (Bebas). Kendati demikian, adapun ketentuan dan persyaratan lomba menulis opini ini yakni naskah diketik dengan huruf times new roman denagn spasi 1,5 dengan jumlah kata sebanyak 800 hingga 1200 kata, dengan waktu pengiriman naskah dimulai sejak 7 Oktober 2019 sampai 15 November 2019. Sedangkan untuk penjurian dimulai sejak 16 hingga 17 November 2019 dan penyerahan hadiah pada 22 November 2019. Hadiah lomba menulis opini juara 1, 2 dan 3 berupa piagam penghargaan dan trofi sedangkan hadiah untuk juara harapan 1, 2 dan 3 yakni berupa medali dan piagam penghargaan.

"Kirim naskah, biodata penulis dan foto terbaru ke alamat surel: literasi.lombamenulis@gmail.com. Dalam hal ini keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat, seluruh peserta wajib mengikuti ketentuan dan persyaratan yang sudah ditetapkan. Karya merupakan asli penulis bukan plagiat dan belum pernah di ikut sertakan pada lomba serupa," tegasnya.

Dikatakan Komeng, yang juga penggagas berdirinya Komunitas Literasi Bangka Belitung ini bahwa memang untuk menggalakkan minat membaca buku dan melatih kemampuan menulis karya pada era serba digital saat ini cukup sulit, namun jika tidak dimulai kapan lagi karena salah satu kemampuan yang harus dimiliki anggota DPRD adalah kemampuan menulis, membaca dan melakukan berbagai kajian permasalahan maupun rancangan peraturan daerah.

"Kita berharap kegiatan ini dapat menjadikan anggota DPRD di Babel menjadi anggota dewan yang literat. Naskah peserta terbaik nanti akan kita bukukan dan bukunya nanti akan kita sumbangkan ke berbagai perpustakaan daerah, perpustakaan sekolah maupun taman bacaan masyarakat," terang pria yang sudah menerbitkan 7 buku ini. [red]


Komentar Pembaca