Ada Apa Megawati-Surya Paloh?

Surya Habis Akal Cairkan Hubungan dengan Megawati

Politik  JUM'AT, 04 OKTOBER 2019 , 08:54:00 WIB

Ada Apa Megawati-Surya Paloh?

Foto: Youtube

RMOLBabel. Kabar hubungan tak harmonis antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Umum NasDem Surya Paloh kian nampak.
Bahkan belakangan viral beredar sebuah video, Megawati tidak bertegur sapa bahkan bersalaman dengan Surya Paloh dan juga Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat bertemu. Viralnya potongan video tersebut makin menguatkan opini publik tentang hubungan keduanya yang kian retak.

Sekretaris Jenderal Pro Demokrasi (Sekjen Prodem), Satyo Purwanto, menilai Surya seperti telah kehabisan akal menutupi gejolak yang tengah terjadi di koalisi pendukung Joko Widodo-Maruf Amin.

"Ya jelas itu kan ada sesuatu yang tidak mau dia sampaikan ke publik ya,” ucapnya dilansir Kantor Berita Politik RMOL.

Bahkan, kata Satyo, Surya terlihat sudah kehabisan akal dalam mencairkan hubungan dengan anak kedua Presiden RI Pertama, Soekarno itu.

"Mungkin dia juga sudah kehabisan akal bagaimana cara mencairkan hubungan dengan Mega sekarang,” imbuhnya.

Selain itu, Surya sudah tidak punya cara lagi untuk meyakinkan publik bahwa dia sedang tidak ada masalah dengan Megawati.

Sebab itu, bos Media Group itu hanya bisa tertawa saat menanggapi sikap acuh Megawati di acara pelantikan anggota DPR, DPR, dan MPR.

"Kehabisan akal untuk memperlihatkan kepada publik bahwa mereka baik-baik saja, karena dengan dia berspekulasi malah makin memperburuk hubungan,” akunya.

Sementara pakar komunikasi politik Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai ada pesan politik di balik pelengosan Megawati ke Surya Paloh itu.

"Ketegangan Megawati-Surya Paloh ini sudah terbaca sejak pertemuan Teuku Umar (Megawati-Prabowo) dengan pertemuan Gondangdia (Surya Paloh dan anggota parpol koalisi selain PDIP). Jadi ini akan panjang. Apalagi Megawati kalau konflik dengan tokoh akan panjang seperti dengan SBY," kata Hendri kepada wartawan, Rabu (2/10) dikutip Detikcom.

Ketegangan ini, menurut Hendri, muaranya adalah kursi kabinet yang akan diumumkan Jokowi setelah pelantikan presiden.

"Jadi sekarang tantangannya Pak Jokowi adalah mempertahankan soliditas partai politik. Karena ini pasti ada kaitannya dengan pembagian kursi kabinet," katanya.

Lebih dari itu, isu santer Megawati juga sangat kecewa terhadap Surya Paloh, yang awalnya kompak.

"Megawati isunya kecewa, banyak kepala daerah PDIP pindah ke NasDem. Jadi dianggap menelikung, membajak kader terbaiknya. Jadi mungkin saja ada perang dingin yang panjang," pungkasnya. [Fth]

Komentar Pembaca