Usung Konsep Modern

Ibukota Baru Jauh Lebih Maju dari Jakarta

Nusantara  RABU, 21 AGUSTUS 2019 , 08:44:00 WIB

Ibukota Baru Jauh Lebih Maju dari Jakarta

Bambang Brodjonegoro/Okezone

RMOLBabel. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan Ibu Kota Republik Indonesia akan pindah ke Pulau Kalimantan. Ini terungkap setelah kepala negara menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam sidang bersama DPD RI/DPR RI di Komplek Parlemen Senayan, Jumat (16/8).
Saat kembali menyampaikan pidato dalam rangka penyampaian RUU APBN 2020 dan Nota Keuangan dalam rapat paripurna pembukaan masa persidangan I DPR Tahun Sidang 2019-2020, Jokowi pun menjelaskan konsep Ibu Kota baru.

"Ibu Kota baru dirancang bukan hanya sebagai simbol identitas, tetapi representasi kemajuan bangsa dengan mengusung konsep modern, smart dan green city, memakai energi baru dan terbarukan, tidak bergantung pada energi fosil," beber Jokowi.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro, di kantornya di kawasan Menteng, Jakarta, Selasa (19/8), menjelaskan Jakarta sebenarnya sudah mulai mengarah menjadi sebuah kota modern. Namun, terlalu banyak yang harus dibenahi di Jakarta saat ini.

Maka saat Gubernur DKI Anies Baswedan mengusung proyek memindahkan kabel-kabel di Jakarta ke dalam tanah, dirinya sangat setuju.

"Ciri-ciri kota modern itu yang pertama dilihat adalah kabel-kabel itu ditanam di bawah tanah. Coba lihat itu Singapura," ungkapnya dikutip dari laman Rmol.id

"Tidak seharusnya kita punya rumah dengan tiang listrik yang kabelnya ke sana-ke sini. Selain merusak pemandangan, itu juga berbahaya. Misal kalau ada pohon tumbang dan lainnya," sambung Bambang.

Maka untuk ibukota yang baru nanti akan didesain sebagai sebuah kota modern. Termasuk di antaranya dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap gas elpiji.

"Nggak usah nenteng-nenteng gas tiga kilo, karena nanti kita akan buat sambungan jaringan gas yang didistribusikan ke banyak tempat," jelasnya.

Usulan Bambang tersebut berdasarkan potensi energi yang ada di Kalimantan. "Di Kalimantan, saya lihat ada dua yang bisa diolah. Yaitu solar cell panel surya dan biomassa," tandasnya.

Ibukota negara memang bakal dipindahkan ke Kalimantan. Meski belum diketahui akan dipindah ke sisi mana di Kalimantan, pemindahan ibukota sudah diumumkan secara langsung oleh Presiden Joko Widodo dalam Pidato Kenegaraan di Gedung Parlemen, Jumat (16/8) lalu. [Mad/Stf]


Komentar Pembaca