Pengen Lulus Langsung Bekerja? Kuliah di AKP Saja

Waktu Kuliah Hanya 1 Tahun

Pendidikan  SENIN, 19 AGUSTUS 2019 , 12:18:00 WIB

Pengen Lulus Langsung Bekerja? Kuliah di AKP Saja

RMOL Babel

RMOLBabel. Lulus kuliah merupakan sebuah momen membahagiakan bagi para mahasiswa-mahasiswi. Bagaimana tidak? Kelulusan merupakan momen yang telah lama dinantikan dan butuh proses panjang untuk mencapainya. Namun, apakah Anda sudah ada bayangan bagaimana kehidupan setelah melewati bangku kuliah nanti?
Saat lulus kuliah itu bukan berarti perjuangan telah usai. Justru ini merupakan awal kehidupan yang sesungguhnya, yaitu masuk dunia kerja. Di tahap ini, Anda harus bersaing melawan ratusan ribu atau bahkan jutaan-termasuk yang masih berstatus fresh graduate untuk mendapatkan pekerjaan.

Beratnya persaingan yang ada, mengharuskan Anda pandai-pandai dalam memilih kampus untuk kuliah. Salah satu pionir pendidikan vokasi dan pelatihan kerja yang bisa dipilih ialah Akademi Komunitas Presiden (AKP) milik Jababeka Group.

AKP sebagai sebuah perguruan tinggi setingkat diploma satu atau diploma dua hadir untuk ikut berkontribusi meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia lewat pendidikan vokasi.

Hal ini dilakukan untuk menyiapkan angkatan kerja kompeten dan berdaya saing tinggi guna memenangkan kompetisi global maupun regional.
 
"(Vokasi) cara mendidik untuk meningkatkan skill lapangan kerja generasi muda kita. Melalui Undang-undang Pendidikan Tinggi (UU Dikti), pemerintah menggagas pendirian akademi komunitas (AK). Suatu bentuk perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vokasi setingkat diploma satu atau diploma dua," jelas Bupati Bangka Barat, Markus SH, saat menghadiri pesta adat suku Ketapik di desa Kacung, Kecamatan Kelapa, Minggu (18/8).

Bupati Markus lantas mengajak para orang tua atau wali murid se-Bangka Barat memanfaatkan kesempatan kuliah di AKP ini, sebagai salah satu upaya meningkatkan daya saing dengan waktu perkuliahan relatif singkat, cuma satu tahun.

"Kuliahnya enggak lama. Setelah lulus bisa langsung kerja. Saat ini sudah ada sekitar 80-an anak Bangka Barat yang sudah mendaftar dan akan saya antar ke Bekasi dalam waktu dekat untuk memulai perkuliahan disana sebagai angkatan pertama dari Bangka Barat. Kalau orang tua belum punya uang, silakan daftar saja kita akan bantu carikan solusi. Setelah mereka tamat, mereka akan langsung bekerja di sektor industri milik Jababeka group," imbuh Markus.

Tommy Imanuel, Executive Management Akademi Komunitas Presiden ditemui di Muntok, Selasa (13/8), menyampaikan sangat mengapresiasi Bupati Bangka Barat sebagai salah satu kepala daerah yang punya kepedulian untuk pengentasan kemiskinan dan pengangguran.

"AKP memilih Bangka Barat karena ya kepala daerahnya peduli dengan pengentasan kemiskinan dan upaya menyiapkan generasi muda untuk siap memasuki dunia kerja nantinya lewat pendidikan vokasi. Saat bertemu di Jakarta beberapa saat lalu, kami dari AKP menangkap semangat pak Bupati untuk memajukan daerah ini lewat pilihan pendidikan vokasi dan kita sepenuhnya mendukung itu," tandas Tommy.

Lebih jauh Tommy menjelaskan, untuk angkatan pertama kuliah di AKP, Bupati Markus meminta kuota 1.000 orang, sebab dalam satu tahun ada 4.000-an pencari kerja di Bangka Barat.

"Saya berharap tahun 2020 nanti kuota 1.000 orang bisa kami persiapkan, tapi bagaimanapun butuh partisipasi pelaku usaha, sebab kalau harapkan semua dibantu AKP dan Pemda ya kita keterbatasan anggaran. Sehingga dengan keterlibatan pelaku usaha lewat CSR-nya akan lebih memudahkan putra-putri Bangka Barat bisa mengenyam pendidikan vokasi di AKP," tukasnya.

Masih menurut Tommy, setelah anak-anak selesai kuliah di AKP bisa langsung disalurkan di Jababeka group yang punya 2.000 industri atau bisa ke luar negeri, atau juga kembali ke daerah.

"Itulah harapan kita, AKP dan industri ke depan harus ada di Bangka Barat. Sekarang strategi sudah bagus, kirim dulu ke tempat kami, kuliah dan praktek dulu di sana besok kalau sudah bangun industri di Bangka Barat, anak-anak kita sudah siap. Sekarang saatnya kita persiapkan SDM dulu. Akademi sama industri harus sepaket," tandasnya.

Terkait waktu perkuliahan yang hanya 1 tahun, Tommy merinci, paket perkuliahaannya 6 bulan di ruang kuliah dan 6 bulan praktek kerja. Saat praktek kerja, mereka akan digaji 70% dari UMR.

Dia berharap, kerjasama Pemkab Babar dengan AKP ini dapat dimanfaatkan agar nantinya anak-anak Bangka Barat memiliki SDM mumpuni dalam persaingan dunia kerja. [Stef]


Komentar Pembaca
Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Jokowi Teruji dalam Hal Kegagalan

Jokowi Teruji dalam Hal Kegagalan

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 00:45:19

Kalimantan Timur Minta Jatah Menteri

Kalimantan Timur Minta Jatah Menteri

SENIN, 09 SEPTEMBER 2019 , 23:02:24