YTK Adakan Literasi Keuangan untuk Para Kepala Sekolah dan TU se-Babel

Supaya Profesional Mengelola Keuangan

Pendidikan  RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 11:49:00 WIB

YTK Adakan Literasi Keuangan untuk Para Kepala Sekolah dan TU se-Babel

Foto: RD. Stefan

RMOLBabel. Yayasan Tunas Karya (YTK), terus menciptakan kesempatan untuk melatih dan mendidik karyawannya. Hal itu, tampak di Hotel Grand Mutiara, Pangkalpinang, sejak 13 sampai 15 Agustus 2019. Ternyata di situ, yayasan pendidikan milik Keuskupan Pangkalpinang itu mengadakan kegiatan yang oleh Koordinator Bidang Humas dan Promosi YTK, Romo Stefan Kelen, Pr, M. Ikom sebagai "Literasi Keuangan.
"Secara manajerial, kegiatan ini disebut pendidikan dan pelatihan atau dipahami oleh publik sebagai diklat," ujar Romo Stefan Kelen, Pr, M.Ikom di Pangkalpinang, Rabu 14 Agustus 2019.

"Sedangkan berdasarkan perspektif manajemen komunikasi, kegiatan ini lebih layak disebut literasi keuangan," imbuh alumni Magister Komunikasi Universitas Mercu Buana Jakarta ini.

Ternyata Romo Stefan punya alasan menyebut terminologi literasi keuangan ini kegiatan diklat ini. "Saya menyebut literasi keuangan, karena di dalam kegiatan diklat ini,  YTK menguatkan pengetahuan, melatih keterampilan, dan memotivasi semangat dan keyakinan demi mempengaruhi sikap dan perilaku penyerahan diri tetapi profesional dalam bekerja dan melayani dalam dimensi tata kelolah keuangan," jelas Romo Stefan.

Uniknya, menurut Romo jurnalis ini lagi, kegiataan literasi keuangan ini diisi oleh tim manajemen keuangan YTK sendiri dan didukung Pengurus YTK, yang dikomandani Romo Servasius Samuel, S.Psi, M.Psi.

"Mereka melatih dan mendidik berdasarkan apa yang biasa mereka kerjakan di kantor pusat YTK. Sehingga mereka adalah mentor bagi kepala sekolah yang mungkin beberapa tahun lalu adalah guru mereka," imbuhnya.

Senada dengan Romo Stefan, Ketua YTK, Romo Servasius Samuel, S.Psi, M.Psi juga menggarisbawahi bahwa kegiatan ini, bertujuan untuk menyeimbangkan antara pengetahuan, keterampilan, dan hati nurani dalam bekerja pada tata kelolah keuangan YTK.

"Kalau sudah seimbang, idealisme pelayanan YTK untuk menjadi unggul dan terdepan dalam pendidikan, bisa tercapai," ujar Romo yang juga Psikolog di Lembaga Psikologi Terapan (LPT) Psikologi Pangkalpinang ini.

Menurutnya, kegiatan literasi keuangan bertujuan akhir pada menciptakan situasi pelayanan yang terstandar dalam bidang administrasi keuangan. "Hal ini menyangkut dimensi profesionalitas. Sehingga lebih spesifik pada melatih untuk terampil mengelolah keuangan," imbuh Ketua YTK.

"Lantas, siapapun bisa mengerti narasumbernya adalah pegawai admin keuangan di kantor YTK dan Tata Usaha sekolah yang terampil," jelas Romo Samuel lagi.

"Karena mereka tidak berteori, tetapi membimbing dan membiasakan  para kepala sekolah dan tata usaha untuk terampil dalam administrasi keuangan," pungkas Romo yang biasa disapa Romo Sam ini. [STK]

Komentar Pembaca