Renovasi Rumah Tak Layak Huni di Bangka Barat Diapresiasi Warga

Markus: Jangan Lagi Ada RTLH di Babar

Sosial  SENIN, 12 AGUSTUS 2019 , 18:53:00 WIB

Renovasi Rumah Tak Layak Huni di Bangka Barat Diapresiasi Warga

RMOL Babel

RMOLBabel. Pemerintah Kabupaten Bangka Barat (Babar) tahun 2019 ini mendapatkan bantuan program pemugaran rumah tidak layak huni (RTLH) dalam jumlah yang tidak sedikit. Ada 110 unit RTLH yang mendapat bantuan keuangan dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah dengan total anggaran Rp. 2 miliar lebih.
Pemugaraan RTLH tersebut merupakan bantuan dari pemerintah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang disalurkan lewat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Bupati Bangka Barat, Markus SH, saat penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan penerima bantuan, Senin (12/8), mengatakan program bantuan dari pemerintah ini sangat berguna dan diharap semakin memperkecil jumlah RTLH demi terwujudnya kesejahteraan sosial di Bangka Barat.

"Peran Pemda dalam menciptakan percepatan pembangunan perumahan di Babar salah satunya diwujudkan lewat program bantuan rumah swadaya yang diberikan dalam bentuk bantuan renovasi rumah ini. Ke depan, kita ingin di Bangka Barat ini semua masyarakatnya menempati rumah layak huni (RLH)," jelas Markus.

Kurnia, salah satu warga desa Air Belo yang menerima bantuan perbaikan rumah tidak layak huni oleh Pemkab Babar sangat terharu dan gembira karena tidak terbayangkan olehnya akan adanya perbaikan rumahnya yang selama ini kurang layak ditempati.

"Terimakasih untuk kepedulian Pak Bupati Markus dan Pemda Bangka Barat bagi kami masyarakat kurang mampu. Semoga ke depan semakin banyak warga kurang mampu juga mendapat bagian sebagai penerima bantuan bagi yang rumahnya tak layak huni," ucap Kurnia.

Senada disampaikan Anel, warga desa Belo Laut. Pria paruh baya yang rumahnya direhab mengucapkan terima kasih dan rasa syukur karena jika tidak adanya bantuan dari pemerintah, entah kapan rumahnya direhab karena untuk biaya sehari-hari saja masih susah mencarinya akibat himpitan ekonomi.

"Ya…saya berterima kasih pada Pemda Bangka Barat dan dinas perumahan dan pemukiman untuk bantuan ini. Semoga ke depan makin banyak yang dibantu karena di desa kami masih banyak warga yang rumahnya beratap daun nipa," kata Anel.

"Saya juga sangat bersyukur dan terimakasih untuk pemerintah yang sudah bantu kami warga kurang mampu ini. Semoga Bangka Barat ke depan semakin hebat," timpal Agus, warga RT 1 Kelurahan Sungai Daeng Muntok.

Untuk diketahui, Pemkab Bangka Barat melalui Dinas Perumahan, Pemukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) pada tahun ini melakukan renovasi terhadap 110 KK yang rumahnya tergolong RTLH lewat program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

"Penerimanya 110 KK dengan alokasi setiap penerima Rp. 17.500.000. Untuk sumber dananya berasal dari Dana Alokasi Khusus infrastruktur bidang perumahan senilai Rp 2 miliar lebih," ujar Thomas Regan dari Disperkimhub Babar.

Adapun 110 KK penerima bantuan itu, beber Thomas, berasal dari 3 kelurahan dan 4 desa se-kecamatan Muntok dengan rincian; Kelurahan Tanjung 40 unit, Kel. Sungai Daeng 15 unit, Kel. Sungai Baru 15 unit, desa Air Putih 10 unit, desa Air Limau 10 unit, desa Air Belo 10 unit, desa Belo Laut 10 unit. [Stef]


Komentar Pembaca
Drama Politik Nasdem, Batal jadi Oposisi?

Drama Politik Nasdem, Batal jadi Oposisi?

SELASA, 22 OKTOBER 2019 , 23:25:37

Tidak Ada Tindakan Tegas, Perekonomian Bisa di Bawah 5 Persen
PKS Konsisten Oposisi

PKS Konsisten Oposisi

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 14:43:03