Penembakan Massal di Texas

KJRI Houston Pastikan Tak Ada WNI Yang Jadi Korban

Pelakunya Baru Berusia 21 Tahun

Ragam  MINGGU, 04 AGUSTUS 2019 , 15:10:00 WIB

KJRI Houston Pastikan Tak Ada WNI Yang Jadi Korban

Istimewa

RMOLBabel. Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Houston memastikan, tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penembakan massal di pusat perbelanjaan Walmart yang berada di dalam Cielo Vista Mall, El Paso, Texas, Amerika Serikat, Sabtu (3/8) waktu setempat.
Kini, pelaku penembakan telah menyerahkan diri. Dilansir AFP, pelaku yang diidentifikasi media Amerika Serikat sebagai Patrick Crusius dan masih berusia 21 tahun itu berasal dari Allen, pinggiran kota Dallas.

"Terdapat 11 orang WNI di El Paso, Texas. KJRI Houston telah menghubungi simpul masyarakat dan melakukan pengecekan. Seluruh WNI di El Paso dalam kondisi aman," demikian keterangan tertulis KJRI yang diterima redaksi RMOL, Minggu (4/8).

Usai kejadian, KJRI Houston mengimbau seluruh WNI yang berada di El Paso dan sekitarnya untuk meningkatkan kewaspadaan. Terutama menghindari lokasi penembakan, memantau pemberitaan di media, dan mematuhi aparat penegak hukum.

Gubernur Texas Greg Abott didampingi Wali Kota El Paso Donald Margo menyampaikan, akibat kejadian tersebut sekurang-kurangnya korban tewas mencapai 20 orang dan 26 orang lainnya luka-luka.

Pihak FBI, ATF, dan Texas Dept of Public Safety telah diturunkan untuk membantu Kepolisian El Paso dalam mengamankan dan meredam situasi di kota tersebut.

Saat ini Kepolisian El Paso telah menangkap 1 orang tersangka. Yaitu seorang pria kulit putih berusia 21 tahun yang berasal dari Allen, Texas. Hingga kini tersangka yang tertangkap langsung diperiksa oleh pihak berwenang.

Diketahui, El Paso merupakan salah satu kota teraman di Amerika Serikat. Tingkat kriminalitas El Paso merupakan yang terendah di AS. Sehingga peristiwa penembakan ini tidak pernah diduga oleh masyarakat dan aparat keamanan di El Paso.

Sementara itu, bagi WNI yang memerlukan bantuan, dapat menghubungi hotline darurat KJRI Houston di nomor +1 346 932 7284. [AR]

Komentar Pembaca
Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Jokowi Teruji dalam Hal Kegagalan

Jokowi Teruji dalam Hal Kegagalan

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 00:45:19

Kalimantan Timur Minta Jatah Menteri

Kalimantan Timur Minta Jatah Menteri

SENIN, 09 SEPTEMBER 2019 , 23:02:24