Prabowo Pastikan Hadiri Kongres V PDIP di Bali

Tokoh Lintas Agama Juga Diundang

Politik  KAMIS, 01 AGUSTUS 2019 , 14:31:00 WIB

Prabowo Pastikan Hadiri Kongres V PDIP di Bali

Istimewa

RMOLBabel. PDI Perjuangan bakal menggelar Kongres ke-V di Bali pada tanggal 8 hingga 11 Agustus. Kongres yang mengusung tema Mewujudkan PDI Perjuangan sebagai Partai Pelopor” itu dipastikan dihadiri Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Prabowo dikabarkan sudah mengkonfirmasi kehadirannya langsung ke Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Sebanyak 2.047 undangan diberikan PDIP untuk kalangan umum di luar partai dan perwakilan DPP, DPD dan DPC PDIP seluruh Indonesia.

"Pak Prabowo ketika pertemuan bersama ibu Megawati Soekarnoputri sudah menyatakan bahwa beliau akan hadir, tentu saja para ketua umum partai Koalisi Indonesia Kerja kami undang," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam konferensi pers di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (1/8/2019).

Undangan yang diberikan PDIP itu terdiri dari VIP dan VVIP. Jajaran menteri Kabinet Gotong Royong juga diundang dalam kongres tersebut.

Kemudian tokoh lintas agama pun diberikan undangan untuk bisa hadir dalam acara tersebut seperti perwakilan dari NU, Muhammadiyah serta Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).

"Sebelumnya pernah menjadi DPP partai senior partai, kami undang, beberapa tamu-tamu khusus, ada juga pengamat politik yang menjadi mitra dialog kami membangun partai," ujarnya.

"Tokoh-tokoh yang kami undang tokoh budayawan kami undang karena secara khusus kami akan bahas hal tersebut. Mantan menteri Kabinet Gotong Royong sebagian kami undang," sambungnya.

Hasto menerangkan, Megawati menggunakan hak prerogatif sebagai ketua umum untuk mempercepat Kongres V yang sebelumnya direncanakan akan digelar pada 2020.

Ia menjelaskan, alasan kongres dipercepat guna menjalankan agenda strategis partai dalam pemerintahan Jokowi - Maruf Amin. Percepatan itu juga dilakukan demi melakukan konsolidasi ideologi, politik, organisasi, kader dan seluruh sumber daya partai.

"Percepatan kongres tidak hanya untuk menyesuaikan agenda strategis pemerintahan negara, namun juga untuk melakukan konsolidasi baik konsolidasi ideologi, politik, organisasi, kader dan konsolidasi seluruh sumber daya partai," tutupnya. [Fth]

Komentar Pembaca
Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Jokowi Teruji dalam Hal Kegagalan

Jokowi Teruji dalam Hal Kegagalan

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 00:45:19

Kalimantan Timur Minta Jatah Menteri

Kalimantan Timur Minta Jatah Menteri

SENIN, 09 SEPTEMBER 2019 , 23:02:24