Polri: Motif Rangga Tembak Senior Baru Bisa Disimpulkan Dua Pekan Lagi

Polisi Dalami Kejiwaan Rangga

Hukum  SENIN, 29 JULI 2019 , 15:24:00 WIB

Polri: Motif Rangga Tembak Senior Baru Bisa Disimpulkan Dua Pekan Lagi

Dedi Prasetyo/Ist

RMOLBabel. Oknum polisi Brigadir Rangga Tianto yang menembak seniornya, Bripka Rahmat Efendy, di Polsek Cimanggis, Depok, Kamis (25/7) malam lalu resmi ditetapkan sebagai tersangka.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan, pasca penetapan tersangka tersebut, polisi kini menggali informasi mengenai kejiwaan Rangga.

"Ada pemeriksaan psikologis yang harus dilakukan atau ditempuh. Dalam rangka meyakinkan bahwa kondisi yang bersangkutan dari sisi psikis dan kesehatan terganggu atau tidak," katanya di Mabes Polri, Jakarta, Senin (29/7) sebagaimana dikutip RMOLBabel dari Rmol.id.

Pemeriksaan ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Minimal hasilnya bisa dilihat dua pekan kemudian.

Setelah ada hasil, polisi bisa menyimpulkan motif Rangga yang tega menghabisi nyawa seniornya dengan tujuh kali melepaskan tembakan. Apakah sebatas emosi dan spontanitas atau ada persoalan lain di balik itu.

"Dari hasil observasi akan keluar hasilnya secara lengkap," jelas Dedi.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra menyampaikan, pasca ditetapkan tersangka. Brigadir Rangga Tianto saat ini telah dilakukan penahanan di Rutan Mapolda Metro Jaya.

Insiden berdarah itu terjadi bermula saat Bripka Rahmat Effendy mengamankan seorang pelaku tawuran bernama Fahrul Zachrie lantaran membawa senjata tajam jenis celurit. Tak lama kemudian datang orang tua FZ bersama dengan Brigadir Rangga Tianto.

Kala itu, Brigadir Rangga Tianto meminta kepada Bripka Rahmat Effendy untuk membebaskan pelaku tawuran untuk dibina oleh orang tua. Namun, Bripka Rahmat Effendy menjelaskan bahwa proses sedang berjalan.

Brigadir Rangga kemudian emosi dan mengeluarkan senjata yang dipegangnya. Tujuh kali tembakan dilepas mengarah ke tubuh Bripka Rahmat Effendy hingga tewas di tempat. [IA]

Komentar Pembaca