PT Timah Didesak Buka Data Reklamasi Bekas Tambang

Daerah  JUM'AT, 26 JULI 2019 , 14:54:00 WIB

PT Timah Didesak Buka Data Reklamasi Bekas Tambang

Patris Lumumba

RMOLBabel.PT Timah (Persero) Tbk didesak untuk segera membuka data realisasi reklamasi bekas penambangan yang dilakukan selama ini baik darat maupun laut.
Hal tersebut disampaikan pengamat pertambangan Bangka Belitung, Patris Lumumba kepada RMOL Babel saat disinggung data reklamasi bekas tambang di Babel. Selama ini, kata Patris, reklamasi jadi pembicaraan yang tidak ada habisnya karena memang IUP PT.Timah dikeluarkan oleh Kementerian ESDM, sedangkan kewajiban reklamasi juga ditetapkan ESDM sedangkan PT.Timah adalah BUMN yang nota bene dibawah Kementerian ESDM.

"Jadi untuk kerusakan lingkungan masyarakat dan daerah hanya jadi penerima serta penikmat kerusakan saja. Sedangkan reklamasi yang dilakukan PT.Timah selama ini hanya tambal sulam. Masyarakat dan pemerintah daerah tidak punya kemampuan dan kewenangan untuk mendesak PT.Timah atau pada saat izinnya dikeluarkan kementerian BUMN secara terus-menerus,"kata Patris, Jumat (26/7).

Dikatakan Patris, kalaupun didesak yang terjadi selama ini selalu ada alasan klise dari PT Timah bahwa wilayah IUP yang selesai dikerjakan sudah direklamasi tapi ditambang lagi oleh masyarakat. Dalam hal ini sesal Patris, masyarakat selalu jadi kambing hitam padahal tanggung jawab pengawasan atas wilayah IUP sepenuhnya ada di pemegang IUP sampai wilayah tersebut selesai direklamasi diserahkan ke negara atau pemerintah daerah.

"Dan yang lebih parahnya lagi Kementerian ESDM dan PT.Timah belum pernah terbuka kepada masyarakat tentang luas wilayah IUP mereka baik darat maupun laut lengkap dengan titik koordinatnya. Yang sudah dilakukan penambangan berapa?Yang sudah direklamasi berapa?Yang sudah dikembalikan ke negara/pemda berapa?. Padahal ini hak masyarakat untuk mengetahuinya diminta atau pun tidak diminta Kemeterian ESDM dan PT.Timah punya kewajiban untuk mengumumkannya!,"tegas Patris. [rmb]

Komentar Pembaca
RIAU TOLAK RELAWAN DARI JAKARTA, ANIES MENJAWAB ELEGAN
Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus

Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus

RABU, 18 SEPTEMBER 2019 , 12:31:48

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 08:22:15