Bersaksi Di MK, Saksi 01 Sebut Presiden Senior Dan Aparat Sebagai Saksi

Politik  JUM'AT, 21 JUNI 2019 , 17:40:00 WIB

Bersaksi Di MK, Saksi 01 Sebut Presiden Senior Dan Aparat Sebagai Saksi

Bambang Widjojanto/RMOL

RMOLBabel.Keterangan saksi pertama dan saksi kedua dari pihak kubu 01 Jokowi-Maruf dinilai banyak menutupi segala hal didepan majelis hakim Mahkamah Konstitusi di sidang kelima sengketa Pilpres 2019, Jumat (21/6).
Ketua tim kuasa hukum 02 Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto alias BW mengatakan, keterangan kedua saksi yang telah menyampaikan kesaksiannya didepan majelis hakim MK banyak yang ditutup-tutupi.

"Saksi yang ada itu sebenarnya kan dari pihak TKN ya namanya? TKP apa TKN sih? Bukan TKP ya?. Dari pihak TKN itu kelihatan sekali yang namanya saksi kedua maupun saksi kesatu itu banyak menutupi hal-hal yang sesungguhnya terjadi," ucap BW kepada awak media di gedung Mahkamah Konstitusi, Jumat (21/6) sore dilansir RMOL.id.

Menurut BW, keterangan saksi 01 menggunakan diksi atau pilihan kata yang dinilai aneh yang tidak sesuai dengan posisi para pemateri di acara Training of Trainers (ToT).

"Contohlah dia menggunakan diksi misalnya istilah yang dipanggil adalah senior, bukan!, Presiden RI dipanggil disebutnya senior, bukan petugas partai? Ini mana yang benar gitu loh? Terus Ganjar disebutnya juga senior, kan lucu kan dia pejabat negara," jelas BW.

Sehingga menurut BW, penggunaan diksi yang digunakan oleh saksi tidak tepat lantaran dinilai untuk menghindari kesalahan administrasi perizinan untuk menghadiri acara ToT tersebut.

"Seolah-olah kalau pejabat negara lagi bekerja dan dipanggil masuk ke seperti itu, dia bukan pejabat negara tapi senior. Untungnya itu pada hari kerja, kalau hari kerja kan gak bisa mengelak, lagi cuti," paparnya.

Tak hanya itu kata BW, terdapat kosa kata yang aneh lainnya seperti penggunaan kata aparat yang ditunjukkan kepada saksi dari pihak TKN.

"Contoh yang disebut aparat itu saksi, saya baru dengar lagi nih saksi itu adalah aparat partai. Ini kosa kata baru dan menurut saya ada hal-hal penting yang disembunyikan," jelasnya.

"Contoh lagi, dia tidak pernah dari awal menjelaskan bahwa Presiden Jokowi hadir, yang buka memang bukan Presiden Jokowi (tapi) Erick Thohir. Tapi (ternyata) kemudian Presiden Jokowi menjadi pemateri pertama," tambahnya.

Sehingga, BW menyimpulkan bahwa keterangan saksi 01 banyak hal yang disembunyikan didalam persidangan kelima sengketa Pilpres 2019 ini.

"Nah menurut saya dengan begitu kalau mau disimpulkan saksi-saksi fakta itu banyak menyimpan berbagai hal yang disembunyikan yang tidak dibuka. Dan itu sebenarnya menempatkan kesulitan pihak terkait mengcounter kesaksian," pungkasnya. [rmb]

Komentar Pembaca