Terkendala Pasang Surut Air Sungai, Penyemprotan Wabah Ulat Bulu Pangkalarang Tertunda

Daerah  SELASA, 11 JUNI 2019 , 21:32:00 WIB

Terkendala Pasang Surut Air Sungai, Penyemprotan Wabah Ulat Bulu Pangkalarang Tertunda

Petugas membasmi wabah ulat bulu di Pangkalarang, Selasa (11/5). FOTO : RMOL Babel.

RMOLBabel.Akibat terkendala pasang surut air sungai, penyemprotan wabah ulat bulu yang melanda warga Pangkalarang Kelurahan Ketapang Pangkalpinang tertunda.
Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Pangkalpinang Lie Jun Jie. Meskipun demikian katanya, pihak akan tetap berupaya membantu melakukan penusnahan terkait wabah ulat bulu ini walaupun penyemprotan itu tertunda pada besok hari.  

"Penyemprotan ini sifatnya hanya pencegahan, sedangkan penyebab gatal-gatal ini masih dilakukan analisis dan harus dilakukan uji laboratorium oleh pihak Dinas Kesahatan (Dinkes) untuk memastikan apakah penyebab gatal-gatal tersebut disebakan oleh pencemaran air atau memang dari wabah ulat bulu tersebut," jelasnya, Selasa (11/6).

Diakui Lie Jun Jie sebelumnya pihaknya juga pernah mekaukan penyemprotan di kawasan tersebut yangmana juga pernah di serang oleh hal serupa yakni wabah ulat bulu dengan jumlah yang cukup banyak hanya saja tidak menyebakan efek gatal-gatal yang dialami saat ini.

"Intinya kita akan tetap berupaya mengatasi ini walaupun kita belum tau apa penyebab dari gatal-gatal tersebut. Dan kami juga akan berupaya melakukan penyemprotan sampai kasus ini selesai," tutupnya.  

Sementara Plt Camat Pangkalbalam Juan Esha menghimbau kepada nasyarakat setempat untuk tetap bersabar dengan penundaan penyemprotan wabah ulat bulu tersebut. Hal ini dikarenakan melihat kondisi air sungai yang mengalami surut serta ditambah kondisi hari hampir gelap ditakutkan adanya ancaman dari tindakan binatang buas (buaya) di lokasi tersebut.[Ina]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09