Hati-hati Terhadap Penunggang Gelap Dalam Aksi 22 Mei

Hukum  SELASA, 21 MEI 2019 , 21:34:00 WIB

Hati-hati Terhadap Penunggang Gelap Dalam Aksi 22 Mei

Irjen Pol Mohammad Iqbal/RMOL

RMOLBabel.Pihak kepolisian mengindikasikan aksi massa hari ini (Selasa, 21/5) dan besok (Rabu, 22/5) ditunggangi penunggang gelap.
Hal tersebut disampaikan Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Mohammad Iqbal di ruang media center Kemenpolhukam, Jakarta Pusat, Selasa petang (21/5).  

"Dari hasil analisa kami, dari hasil juga upaya-upaya prefentif yang berkembang menjadi penegakan hukum di wilayah-wilayah bahwa unjuk rasa atau penyampaian pendapat di muka umum yang akan dilakukan berbagai kelompok tidak murni unjuk rasa damai semua," ucap  Iqbal dalam konferensi pers.

Walaupun diakuinya ada sebagian kelompok bertujuan aksi damai.

"Tetapi ada indikasi bahwa demo ini akan melakukan upaya-upaya pelanggaran hukum, tidak dalam koridor hukum," paparnya dilansir RMOL.id.

Iqbal mencontohkan di Jawa Timur, Polda Jawa Timur telah menangkap beberapa orang yang kedapatan membawa bom molotov dalam perjalanan menuju Jakarta.  Bahkan ada yang membawa bambu runcing.

"Berbagai kelompok juga dari analisa dan deteksi intelijen kami ada yang mencoba membawa bendera, bambu runcing, bambunya memang sengaja diruncingkan. Ini hal-hal yang bersifat membahayakan harus kita sampaikan ke publik," tegasnya.
Iqbal berharap masyarakat agar tetap di rumah masing-masing dan tidak ikut-ikutan turun ke jalan dalam aksi massa besok.

"Ini ada indikasi-indikasi yang betul-betul dapat kami buktikan secara sentifik. Beberapa hari lalu saya juga merilis adanya beberapa penunggang gelap seperti kelompok teror. Walaupun ada yang menyampaikan bahwa ini adalah politisasi dan lain-lain," pungkasnya.[rmb]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09