Jepang Segera Temukan Asal-usul Tata Surya

Hayabusa2 Bersiap Mendarat Di Asteroid

Ragam  RABU, 06 FEBRUARI 2019 , 20:45:00 WIB

Jepang Segera Temukan Asal-usul Tata Surya

Foto/Net

RMOLBabel. Sebuah satelit Jepang yang dikirim untuk memeriksa asteroid untuk menjelaskan asal-usul tata surya diperkirakan akan mendarat di batu karang akhir bulan ini.
Badan Eksplorasi Luar Angkasa Jepang (JAXA) dalam sebuah pernyataan (Rabu, 6/2) mengatakan penyelidikan Hayabusa2 diharapkan menyentuh asteroid Ryugu pukul 8 pagi waktu setempat pada 22 Februari mendatang.

"Titik pendaratan diputuskan dan bagaimana kami akan mendarat dikonfirmasi, jadi kami ingin melakukan yang terbaik untuk mencapai ini tanpa membuat kesalahan," kata manajer proyek JAXA Yuichi Tsud, megutip Channel News Asia.

Pengumuman itu muncul setelah agensi tersebut pada Oktober tahun lalu menunda touchdown, selama beberapa bulan. Mereka mengatakan membutuhkan lebih banyak waktu untuk mempersiapkan pendaratan karena data terbaru menunjukkan permukaan asteroid lebih kasar dari yang diharapkan.

Para ilmuwan sudah menerima data dari satelit lain yang digunakan di permukaan asteroid.

Pada bulan Oktober, JAXA berhasil mendaratkan robot pengamatan 10 kilogram (22 pon) baru yang dikenal sebagai Mobile Asteroid Surface Scout, atau MASCOT.

Dipenuhi dengan sensor, robot dapat mengambil gambar pada berbagai panjang gelombang, menyelidiki mineral dengan mikroskop, mengukur suhu permukaan dan mengukur medan magnet.

Sementara itu, Hayabusa2 yang seukuran kulkas besar dan dilengkapi dengan panel surya, adalah penerus penjelajah asteroid pertama JAXA, Hayabusa, yang merupakan bahasa Jepang untuk elang.

Misi Hayabusa2, yang menelan biaya sekitar 30 miliar yen diluncurkan pada Desember 2014 dan akan kembali ke Bumi dengan sampelnya pada tahun 2020.

Foto-foto Ryugu, yang berarti "Istana Naga" dalam bahasa Jepang, sebuah kastil di dasar lautan dalam dongeng Jepang kuno, menunjukkan asteroid yang bentuknya agak seperti puncak yang berputar dengan permukaan yang kasar.

Dengan mengumpulkan sampel darinya, para ilmuwan berharap untuk menjawab beberapa pertanyaan mendasar tentang kehidupan dan alam semesta, termasuk apakah unsur-unsur dari ruang angkasa membantu memunculkan kehidupan di Bumi. [mel]



Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09