PBB Babel Tak Terima PSI Salahkan Yusril

Soal Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir

Politik  RABU, 23 JANUARI 2019 , 22:25:00 WIB

PBB Babel Tak Terima PSI Salahkan Yusril

Syaifullah Asnan

RMOLBabel. Ketua DPW Partai Bulan Bintang (PBB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Syaifullah Asnan menanggapi serius pernyataan pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Hal ini terkait pembebasan Ustad Abu Bakar Ba'asyir. Dalam pernyataannya itu, juru bicara PSI Guntur Romli menyalahkan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra jika Abu Bakar Ba'asyir gagal bebas. Sebab, pengacara Capres-cawapres Nomor Urut 01 itu sempat gembar-gembor Abu Bakar Baasyir bakal bebas tanpa syarat namun ternyata pemerintah memiliki suara yang berbeda.

Lewat keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita RMOLBabel tadi malam (Rabu, 23/1), Syaifullah menegaskan bahwa tugas yang diberikan ke Yusril terkait rencana pemberian bebas bersyarat kepada Abu Bakar Baasyir sudah atas izin dari Presiden Joko Widodo.

"Rencana pembebasan Ba'asyir didasarkan pada pertimbangan kemanusiaan karena usianya yang sudah lanjut dan kondisi kesehatannya yang makin menurun," jelasnya, seraya menambahkan, bahwa Yusril telah menelaah dengan seksama isi Undang-undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan, Peraturan Pemerintah (PP) 28/2006 dan PP 99/2012 khusus terkait dengan pembebasan bersyarat.

"Segala pertimbangan telah disampaikannya kepada Presiden dan hasil pembicaraannya dengan Abu Bakar Baasyir juga sudah dilaporkan," terangnya.

Bahwa kemudian ada perkembangan terbaru di internal pemerintah setelah rapat koordinasi di Kantor Menko Polhukam yang akan mengkaji ulang dan mempertimbangkan kembali pembebasan Abu Bakar Ba’asyir, dungkapkan Syaifullah bahwa Yusril tetap menghormati kewenangan pemerintah.

"Kata beliau, yang penting tugas diberikan Presiden sudah dilaksanakan. Bahwa kemudian ada perkembangan dan kebijakan baru dari pemerintah, maka kita kembalikan segala sesuatunya kepada pemerintah," kata Syaifullah mengulangi pernyataan Yusril ketika ia hubungi.

Selain itu juga kata Syaifullah, sudah sewajarnya bila sebagai penasehat hukum Jokowi dan Ma’aruf Amin, Yusril memberikan masukan-masukan terkait permasalahan yang ada. "Permintaan bebas bersyarat ini juga sesuai permintaan keluarga, dan sudah sejak lama diminta sehingga wajar bila seorang penasehat memberikan masukan. Jadi teman-teman di PSI jangan asal bicara," tukasnya. [ana]

Komentar Pembaca
RIAU TOLAK RELAWAN DARI JAKARTA, ANIES MENJAWAB ELEGAN
Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus

Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus

RABU, 18 SEPTEMBER 2019 , 12:31:48

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 08:22:15