Surat Dari Pemerintah Taiwan Bikin Pemprov Babel Lega

Daerah  KAMIS, 10 JANUARI 2019 , 21:27:00 WIB

Surat Dari Pemerintah Taiwan Bikin Pemprov Babel Lega

Yan Megawandi

RMOLBabel. Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov) bersama lembaga legislatif menggelar pertemuan atau rapat dengan pihak Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) di Jakarta, Kamis (10/1). Rapat tersebut lanjutan dari pertemuan dengan pihak Kementerian Luar Negeri pada Rabu (9/1).
Pertemuan digelar terkait merebaknya isu kerja paksa dan mengkonsumsi makanan yang tidak halal bagi mahasiswa Babel yang kini tengah mengikuti program Industry-Academia Collaboration di Taiwan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Babel Yan Megawandi mengatakan dalam pertemuan itu Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristek Dikti, Ismunandar menjelaskan bahwa Kementerian Pendidikan Taiwan telah mengirimkan surat resmi sebagai penjelasan tidak adanya kerja paksa dan konsumsi makanan yang tidak halal.

"Kita sudah lega karena sudah ada surat resmi pemerintah Taiwan. Munculnya surat itu kan tidak serta merta tanpa ada pengecekan. Kita tidak menafikkan kalau ada satu atau dua persoalan. Tapi ini jangan sampai menjeneralkan apa yang sudah dilakukan," ujar Yan.

Lebih jauh Yan menyatakan, sebetulnya program ini akan dilanjutkan karena ini cukup bagus tapi  akan mengeliminir berbagai kekurangan yang ada. "Kalau ada kekurangan ya itu kami juga sampaikan. Dirjen Dikti juga merencanakan akan ada program magang dua tahun diploma di Indonesia, dua tahun diploma di luar dan satu tahun magang di industri," jelasnya.

Yan menyebutkan, adanya peristiwa ini menjadi bahan evaluasi bersama agar kedepannya program ini akan lebih baik. "Kita juga akan melakukan pemantauan dalam program progress report mahasiwa kita yang ada di sana," tukasnya.

Sementara ini, pihak Pemprov Babel akan melakukan evaluasi dan kajian agar lebih baik lagi ke depannya. Pihaknya, juga tak menginginkan apa yang menjadi ketakutan orang tua siswa anak-anak mereka dikembalikan sebelum selesai pendidikan tidak terjadi.

Saat ini kata Yan, fokusnya ialah menyelesaikan dan menyempurnakan program yang ada. "Kita sekarang menyelesaiakan dan menyempurnakan yang ada. Kalau untuk yang baru kita minta pemerintah pusat untuk membuat SOP," tutur Yan dikutib di laman Humas.babelprov.go.id.

Masih dikatakan Yan, dalam kesempatan itu juga pihak Pemprov Babel telah menyampaikan beberapa kekurangan dari program ini. Dengan harapan akan ada penyempurnaan skema dalam sistem kuliah magang bagi mahasiwa Babel di Taiwan. [ana]

Komentar Pembaca
Real Count KPU Lambat!

Real Count KPU Lambat!

KAMIS, 18 APRIL 2019 , 17:00:00

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

RABU, 17 APRIL 2019 , 19:00:00

#KataRakyat: Semangat Nyoblos Karena...

#KataRakyat: Semangat Nyoblos Karena...

RABU, 17 APRIL 2019 , 17:00:00