Tes CPNS 2018 Di Bangka Barat Luluskan Seorang Caleg

Daerah  KAMIS, 10 JANUARI 2019 , 13:30:00 WIB

Tes CPNS 2018 Di Bangka Barat Luluskan Seorang Caleg

Ilustrasi/Net

RMOLBabel. Hasil kelulusan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 di Kabupaten Bangka Barat (Babar) menjadi sorotan. Pasalnya, salah satu nama dari 249 peserta yang lulus pada tes tercatum sebagai anggota partai politik (parpol).
Bahkan di Daftar Pemilih Tetap (DPT) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Babar, peserta CPNS Babar itu masuk sebagai calon legislatif (caleg). Hal ini juga dibenarkan oleh Ketua KPU Babar, Pardi kepada Kantor Berita RMOLBabel, kemarin.

Pardi juga menyebutkan, peserta dengan inisial Ks tersebut sampai sekarang belum ada berkirim surat pengunduran diri sebagai caleg terkait yang bersangkutan lulus menjadi di tes penerimanaan CPNS 2018, baik dari pribadi maupun parpol.

"Itukan syarat menjadi CPNS maka KPU tidak bisa menutup diri, kalau parpol yang bersangkutan mengajukan pengunduran diri ke KPU untuk saudara KS, maka kami akan memproses itu," kata Pardi.

Pardi juga menjelaskan, tak ada batasan waktu dan sanksi untuk caleg yang ingin mengundurkan diri. "Hanya saja posisi kosong tersebut tidak bisa diganti dengan caleg lain, bahkan nomor urutnya saja tidak bisa diambil alih oleh calon yang sudah terdaftar," sebutnya.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Babar Heru Warsito juga membenarkan kabar tersebut. Heru mengaku baru mengetahui permasalahan ini setelah berakhirnya seluruh tahapan ujian test CPNS.

"Kita benar-benar nggak tahu, pokoknya selama pendaftaran kita nggak tahu karena nggak pernah ketemu," jelas Heru. Hanya saja, kata Heru, yang bersangkutan masih belum bisa digugurkan pihaknya. BKPSDM Babar masih diberikan kesempatan untuk membuktikan bahwa yang bersangkutan bukan anggota parpol melalui tahap pemberkasan yang sedang berlangsung saat ini hingga tanggal 15 Januari.

"Saya sudah konsultasi ke BKN, karena semua yang menentukan Panselnas bukan kami. Yang kami umumkan di sini hanya copian dari sana, kalau dia sampai akhir tidak melengkapi surat keterangan itu berarti jelas gugur karena tidak lengkap, kalau dia melengkapi kita akan kroscek karena ada benturan antara dua hal ini (DCT dan Surat Keterangan Diri)," jelas Heru. [Mg7]

Komentar Pembaca