Pemkab Belitung Sejahterakan Rakyat Lewat Pariwisata

Sektor Pertambangan Tak Lagi Primadona

Daerah  KAMIS, 27 DESEMBER 2018 , 16:04:00 WIB

Pemkab Belitung Sejahterakan Rakyat Lewat Pariwisata

Isyak Mairobi/RMOL Babel

RMOLBabel. Sektor pertambangan timah saat ini tak lagi menjadi andalan di Kabupaten Belitung. Pemkab setempat kini fokus mengembangkan salah satu sumber daya alam (SDA) potensial yakni pariwisata.
Selain pariwisata, ada sektor kelautan dan perikanan juga sektor ekonomi kerakyatan termasuk koperasi. Semuanya bertujuan meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat di pulau Belitong.

"Tiga sektor tersebut punya keterkaitan masing-masing dan berkontribusi positif untuk pertumbuhan ekonomi di daerah. Namun yang lebih potensial ialah pariwisata. Kalau kita ingin bangun masyarakat, maka ekonominya harus digerakan, salah satunya lewat sektor pariwisata,” jelas Wakil Bupati Belitung, Isyak Mairobi, kepada Kantor Berita RMOL Babel, belum lama ini.

Ditanya terkait kemungkinan meninggalkan sektor pertambangan timah yang saat ini menjadi primadona di Negeri Laskar Pelangi, Isyak dengan mantap menegaskan, tambang timah lagi jadi primadona.

"Saat ini, sektor pertambangan timah tidak lagi jadi prioritas karena kita sudah bicara soal transformasi. Dan kami (Pemkab Belitung-red) konsisten mengembangkan tiga hal tadi. Memang tidak mudah mengubah mindset masyarakat untuk beralih dari pertambangan rakyat, tapi Pemkab akan konsisten meyakinkan warga bahwa potensi kita tidak hanya tentang timah,” tegas Isyak.

Direktur Utama PT Timah Tbk, Riza Pahlevi Tobrani dalam berbagai kesempatan mendorong transformasi ekonomi yang bertahap dengan melakukan very good mining practice seraya mempersiapkan infrastruktur pariwisata dan destinasi wisata baru.

Menteri Pariwisata Arief Yahya saat berkunjung ke Babel medio April lalu menandaskan, pariwisata merupakan industri yang bisa menjadi terbaik dan terbesar serta berkesinambungan dalam meningkatkan ekonomi di sekitarnya.

Karena pariwisata merupakan sektor yang paling potensial mendatangkan devisa dan paling mudah menciptakan lapangan kerja untuk masyarakat sekitar,” ujar Arief Yahya. [Shl]

Komentar Pembaca