Kajari Bangka Geram Dengan Kontraktor Kantornya Di "Dalam Tas"

Tak Segan Mem-blacklist, Menang Tender Pun Saya Akan Batalkan

Daerah  KAMIS, 06 DESEMBER 2018 , 22:13:00 WIB

Kajari Bangka Geram Dengan Kontraktor Kantornya Di

Rilkie Jefrie Huwawei/RMOLBabel

RMOLBabel. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bangka menyatakan keseriusannya dalam meminimalisir kejahatan tindak pidana korupsi, lewat optimalisasi upaya pencegahan agar tidak terjadi kegiatan pencurian keuangan negara oleh oknum tertentu untuk memperkaya diri sendiri.
Sebagai langkah awal, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bangka Rilkie Jefrie Huwawei menyebutkan, di tahun awal tahun 2019 mendatang, jajarannya akan memberikan masukan kepada pimpinan daerah ini agar berani mem-blacklist perusahaan yang dianggap tidak mampu menyelesaikan proyek pekerjaan tepat pada waktunya.

"Itu komitmen saya, dan tahun depan jika ada yang seperti itu kita blacklist dengan menggunakan dua opsi. Yakni kita blacklist sementara untuk dilakukan pembinaan dan yang kedua kita tutup," katanya Kepada Kantor Berita RMOLBabel, Kamis (6/12).

Tak cuma itu saja, lanjut Rilkie, komitmen tersebut sudah pernah ia sampaikan saat pertemuan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini ‎terkait proyek pembangunan didaerah ini yang molor pelaksanaannya.  "Saya sampaikan jika saya tidak ingin lihat kegiatan proyek yang ditangani oleh perusahaan yang kantornya ‎'dalam tas', baik pegawainya, stempelnya serta komputernya semua berada di dalam tas," katanya geram.

Namun jika tahun depan hal tersebut masih terjadi di daerah ini, kata dia, pihaknya akan mengambil tindakan tegas dengan mem-blacklist perusahaan yang kantor berada di dalam tas serta alamatnya tidak jelas.

"Saya minta setiap perusahaan harus punya alamat jelas, jangan lagi ada alamat di ruko yang sudah tutup. Hal ini saya yang akan tandatangani sendiri minta kepada pimpinan daerah agar perusahaan itu di-blacklist. Kalau pun nanti dia menang tender,akan saya batalkan, jika mereka ingin gugat, silahkan gugat saja dan saya siap untuk itu," katanya.

Menurut dia, jika hal tersebut bisa berjalan, maka pembangunan di daerah ini yang dilakukan oleh pihak ketiga bisa berjalan maksimal‎. "Karena ini komitmen awal dari kita. Karena dengan kita memblacklist dia, kita sudah mencegah korupsi dan mencegah keterlambatan keterlambatan pelaksanaan kegiatan," demikian Rilkie. [lio]

Komentar Pembaca
Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 13:00:00

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

SELASA, 11 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017