Yusril Tegaskan Ada Di Luar Tim Kampanye Nasional

Jadi Lawyer Jokowi-Ma'ruf, PBB Diharap Gabung Di Koalisi

Politik  SENIN, 05 NOVEMBER 2018 , 20:37:00 WIB

Yusril Tegaskan Ada Di Luar Tim Kampanye Nasional

Yusril Ihza Mahendra/Net

RMOLBabel. Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra memastikan bersedia untuk menjadi kuasa hukum pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin.
Namun demikian, Yusril memastikan akan profesional dalam bekerja. Dia mengaku akan berpihak pada hukum dan keadilan.

"Saya menerima menjadi lawyer-nya Pak Jokowi-Pak Ma’ruf sebagai lawyer profesional. Pemihakan saya adalah pada hukum dan keadilan," tegasnya dalam keterangan pers yang diterima, Senin, (5/11).

Pakar hukum tata negara itu juga memastikan bahwa dirinya tidak akan masuk dalam bagian Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf. Apalagi dalam struktur TKN sudah ada divisi bagian hukum dan pembelaan.

"Sebagai profesional lawyer, saya tidak menjagi bagian dari timses Pak Jokowi-Kiyai Ma’ruf. Saya adalah profesional lawyer yang berada di luar struktur," tegasnya.

Mantan Menkumham itu mengaku bersedia jadi kuasa hukum setelah bertemu dengan Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf, Erick Thohir di Hotel Mulia, Jakarta, pada Minggu (4/11).

Saya katakan pada Pak Erick, setelah cukup lama hal ini didiskusikan dengan saya, akhirnya saya memutuskan untuk setuju dan menjadi lawyer-nya kedua beliau itu," tukas Yusril.

Terpisah, TKN Jokowi-Ma'ruf Amin menyambut baik bergabungnya pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra sebagai salah satu pengacara Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019.

Hal itu diharapkan sebagai langkah awal bagi bergabungnya PBB dengan koalisi petahana, Koalisi Indonesia Kerja (KIK).

Sekretaris TKN Jokowi-Amin, Raja Juli Antoni mengatakan, sebagai pakar hukum ternama di negeri ini, pengetahuan yang dimiliki Yusril akan sangat bermanfaat bagi pasangan Jokowi-Amin. "Tentu akan sangat membantu Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf," ujar Raja Juli diberitakan Kantor Berita Politik RMOL.

Adapun posisi Yusril sebagai ketua umum PBB, lanjut Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini, merupakan bonus tersendiri bagi pasangan Jokowi-Ma'ruf . "Bahwa beliau ketua umum sebuah partai, tentu saja itu bonus," imbuhnya.

Ditanya soal apakah PBB juga sudah bergabung dengan KIK, Raja Juli belum bisa memastikan. Namun yang pasti kata dia, komunikasi terkait itu terus dilancarkan. "Komunikasi terus dijalin. Ada yang mengerjakan," pungkasnya. [ian/rus]

Komentar Pembaca
Pemprov DKI Segera Cairkan Bonus Atlet Asian Games
Saudi Sesalkan Pembakaran Bendera Tauhid

Saudi Sesalkan Pembakaran Bendera Tauhid

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 17:00:00

Saudi Sesalkan Pembakaran Bendera Tauhid

Saudi Sesalkan Pembakaran Bendera Tauhid

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 17:00:00