Pencarian Kotak Hitam CVR Lion Air Terkendala Lumpur Tebal

Evakuasi Diperpanjang Tiga Hari

Nusantara  MINGGU, 04 NOVEMBER 2018 , 17:04:00 WIB

Pencarian Kotak Hitam CVR Lion Air Terkendala Lumpur Tebal

Foto/RMOL

RMOLBabel. Hingga hari ketujuh evakuasi korban dan pencarian pesawat Kotak Hitam Cockpit Voice Recorder (CVR) Lion Air PK-LQP tak kunjung ditemukan. Ketebalan lumpur yang mencapai 1 meter lebih menyebabkan pencarian menjadi terkendala.
Demikian dikatakan Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi saat memberikan informasi terkini di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (4/11).

"Sudah kita tuju lokasi itu seperti informasi kemarin ada di barat laut dari pusat besarnya bagian-bagian pesawat jarak 50 meter belum ditemukan secara fisik. Kenapa? Lumpur yang ada di situ kalau ditusuk pakai besi 1 meter pun belum sampai ke dalam. Jadi lumpurnya lebih dari 1 meter," ujarnya.

Walaupun terkendala lumpur, kata Syaugi, pihaknya terus mengupayakan pencarian kotak hitam CVR dengan menurunkan tim-tim ahli penyelam.

Selain itu, tim juga melakukan pemetaan pencarian dengan membagi tim penyelam per titik.

"Tentang CVR. Ping yang sudah kita dengar kemarin sudah kita telusuri dengan penyelam-penyelam gabungan handal. Kita ini penyelam yang sudah dibagi areanya masing-masing. Supaya lebih cepat dan lebih efektif," kata Syaugi.

Lebih lanjut ia mengutarakan, evakuasi Lion Air PK-LQP diperpanjang tiga hari. "Kami memutuskan operasi evakuasi itu diperpanjang tiga hari. Mudah-mudahan, dengan tiga hari ini dengan sinergitas tinggi bisa segera menyelesaikan operasi ini," ujar Syaugi.

Dikatakan, fokus pencarian Basarnas dan tim gabungan tetap mengevakuasi korban insiden tersebut. Sebab, saat ini, disebutkan jumlah korban terus bertambah."Evakuasi korban itu yang utama, setelah itu CVR (Cockpit Voice Recorder) untuk menambah kelengkapan data-data penyebab insiden itu," kata dia. [lov]


Komentar Pembaca