Ada Kebocoran Data, Google+ Segera Tutup

Ekbis  SELASA, 09 OKTOBER 2018 , 12:35:00 WIB

Ada Kebocoran Data, Google+ Segera Tutup

Google/Net

RMOLBabel. Google menutup sebagian besar jaringan sosialnya, Google+, setelah data pengguna dibiarkan terbuka.
Dikatakan bahwa bug dalam peranti lunaknya berarti informasi yang dipercayai orang sebagai pribadi telah dapat diakses oleh pihak ketiga.

Pihak Google mengatakan bahwa hingga 500 ribu pengguna telah terpengaruh dengan masalah ini.

Menurut laporan di Wall Street Journal (WJS), perusahaan tahu tentang masalah ini pada Maret lalu tetapi tidak mengungkapkannya.

WSJ mengutip memo Google internal yang mengatakan bahwa melakukan hal itu akan menarik kepentingan pengaturan segera.

Dalam sebuah pernyataan, perusahaan mengatakan masalah itu tidak cukup serius untuk menginformasikan kepada publik.

"Kantor Privasi dan Perlindungan Data kami meninjau masalah ini, melihat jenis data yang terlibat, apakah kami dapat mengidentifikasi pengguna secara akurat, apakah ada bukti penyalahgunaan, dan apakah ada tindakan yang dapat dilakukan oleh pengembang atau pengguna di tanggapan," begitu keterangan yang dirilis Google.

Google+ sendiri diluncurkan pada tahun 2011. Namun dia dikenal sebagai upaya gagal untuk bersaing dengan Facebook.

Google mengatakan akan terus menawarkan jaringan yang didukung Google+ pribadi untuk bisnis yang saat ini menggunakan perangkat lunak.

"Versi konsumen Google+ saat ini memiliki penggunaan dan keterlibatan rendah, 90 persen dari sesi pengguna Google+ kurang dari lima detik," begitu bunyi keterangan yang sama seperti dimuat BBC.

Saham perusahaan induk Google Alphabet sendiri diketahui turun 1,23 persen. [mel]

Komentar Pembaca
Tokoh Melayu Riau: Jokowi Tak Pantas Dapat Gelar Adat
Politisi PDIP: Tim Kami Over Acting!

Politisi PDIP: Tim Kami Over Acting!

SELASA, 18 DESEMBER 2018 , 15:00:00

Harga Sawit Turun, Ini Beda Solusi SBY dan Jokowi

Harga Sawit Turun, Ini Beda Solusi SBY dan Jokowi

SENIN, 17 DESEMBER 2018 , 17:00:00