Polda Babel Kirim Bantuan Kemanusian Ke Palu dan Donggala

Sosial  KAMIS, 04 OKTOBER 2018 , 19:13:00 WIB

Polda Babel Kirim Bantuan Kemanusian Ke Palu dan Donggala
RMOLBabel. Polda Bangka Belitung (Babel), Kamis siang (4/10) mengirim bantuan kemanusian untuk korban gempa dan stunami di Palu dan Donggala Provinsi Sumatera Tengah (Sulteng).
Pengiriman bantuan secara simbolis dilepas langsung oleh Kapolda Brigjend Pol Syaiful Zachri dengan pengibaran bendera start. Kepada wartawan Kapolda mengatakan, bantuan yang dikirim ke Palu dan Donggala merupakan bantuan dari masyarakat Babel yang berhasil dihimpun pihaknya sebagai wujud kepedulian.

"Dana yang terkumpul sebesar Rp2 milyar ini kita bagi menjadi dua, sebagian kita belikan sembako dan sisanya sekitar Rp 500 juta kita serahkan untuk bantuan pembangunan infrastruktur yang rusak," jelasnya.

Dikatannya, bantuan tersebut akan dikirim melalui Balik Papan lalu ke Palu dan diserahkan langsung ke Polda Sulteng untuk didistribusikan kepada masyarakat yang saat ini sangat membutuhkan  bantuan tersebut.

"Bantuan ini akan kita berangkatkan melalui dua jalur yaitu melalui Balik Papan lalu ke Palu dan melalui jalur Sulawesi Mamuju ke Donggala. Dan bantuan ini akan diserahkan ke Polda Sulteng, karena  mereka yang tahu kemana bantuan itu akan didistribusikan," ujarnya.

Ia mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah peduli dan ikut membantu korban gempa dan stunami yang sedang menimpa masyarakat Palu dan Donggala. Mudah-mudahan amanah bisa sampai kepada masyarakat.

"Terimakasih kepada seluruh donatur yang telah membantu saudara-saudara kita yang ada di Palu dan Donggala yang saat ini sedang tertimpa musibah. Semoga apa yang kita berikan mendapat balasan dari Allah SWT," ucapnya.

Lebih lanjut Kapolda mengatakan, turun prihatian dengan apa yang terjadi di Palu dan Donggala yang telah menyebabkan banyaknya korban jiwa dan kerugian materil serta bangunan infrastruktur yang mengalami kerusakan.

"Begitu banyak korban dan begitu banyak kerugian materil dimana tercatat sekitar 1.300 korban jiwa yang meninggal dunia dan masih banyak korban yang hilang, termasuk anggota Polda Sulteng ada 131 yang sampai saat ini masih dicari," katanya. [ana]

Komentar Pembaca