Pemilik Tambang Yang Anak Buahnya Tewas Saat Cari Timah Diancam 10 Tahun Penjara

Daerah  KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 , 10:02:00 WIB

Pemilik Tambang Yang Anak Buahnya Tewas Saat Cari Timah Diancam 10 Tahun Penjara

Lokasi tambang yang menewaskan dua pekerja tambang/RMOLBabel

RMOLBabel. Satreskrim Polsek Belinyu mengaku sudah mengamankan Efendi selaku pemilik tambang dalam penanganan laka tambang yang menyebabkan dua korban meninggal dunia pada Selasa (18/9).
Namun menurut Kabag Ops Polres Bangka Kompol S Sophian, Efendi beserta sejumlah saksi saat ini sedang menjalani pemeriks‎aan di Mapolsek Belinyu atas laka tambang tersebut.

"Kalau tersangka belum karena masih dalam proses pemeriksaan dan statusnya ‎baru terlapor," katanya kepada Kantor Berita RMOLBabel, Rabu (19/9).

Setelah pemeriksaan saksi dan terlapor dilakukan penyidik Satreskrim Polsek Belinyu, kata Kabag Ops nantinya baru bisa disimpulkan soal status ‎terlapor ini sebagai apa.

"‎Status tersangkanya akan ditetapkan nanti malam mengingat proses penanganan ini kita lakukan 1x24 jam,"katanya.

Namun tak menutup kemungkinan, pemilik tambang Efendi akan berstatus tersangka mengingat aktifitas penambangan yang dilakukan terlapor itu diduga tidak memiliki izin.

"Terlapor dijerat pasal 158 undang undang nomor 4 tahun 2009 tentang Minerba dengan ancaman 10 tahun penjara‎,"katanya.

Sementara itu, dua orang pekerja yang menjadi korban laka tambang tersebut saat ini masih berada di RSUP Eko Maulana Ali sembari menunggu koordinasi dengan pihak keluarga korban terkait pemakamannya. [lio]

Komentar Pembaca