Update Gempa NTB Dan Bali, 321 Orang Meninggal Dunia

Nusantara  JUM'AT, 10 AGUSTUS 2018 , 20:48:00 WIB

<i>Update</i> Gempa NTB Dan Bali, 321 Orang Meninggal Dunia
RMOLBabel. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru jumlah korban gempa 7 skala richter (SR) dan gempa susulannya di wilayah Nusa Tenggara Barat dan Bali.
Dampak gempabumi 7 SR yang mengguncang NTB dan Bali hingga Jumat siang (10/8), tercatat 321 orang meninggal dunia dengan sebaran Kabupaten Lombok Utara 273 orang, Lombok Barat 26 orang, Lombok Timur 11 orang, Kota Mataram 7 orang, Lombok Tengah 2 orang, dan Kota Denpasar 2 orang orang.

"Sebanyak 321 orang meninggal tersebut semuanya sudah diverifikasi," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.

Adanya laporan tambahan jumlah korban meninggal dunia masih dilakukan verifikasi. Artinya, ungkap Sutopo, jumlah korban meninggal dunia lebih dari 321 orang. Namun masih memerlukan verifikasi.

Pengungsi sebanyak 270.168 jiwa yang tersebar di ribuan titik. Jumlah pengungsi juga diperkirakan bertambah mengingat belum semua terdata dengan baik. Di beberapa tempat dilaporkan masih terdapat pengungsi yang belum menerima bantuan terutama di Kecamatan Gangga, Kayangan, dan Pemenang yang berada di bukit-bukit dan desa terpencil.

Untuk mengatasi ini, sejak kemarin hingga sekarang, distribusi bantuan menggunakan 3 helikopter dari BNPB dan Basarnas. Bantuan dari darat terus disalurkan. Bahkan melibatkan banyak relawan dari komunitas pecinta mobil dan masyarakat yang memiliki kendaraan untuk membantu distribusi bantuan.

"Dapur umum dan pos kesehatan banyak yang didirikan untuk melayani pengungsi," ujar Sutopo.

Data sementara kerusakan rumah mencapai 67.875 unit rumah. Pendataan masih dilakukan. Dari hasil analisis citra satelit terlihat kerusakan bangunan masif terjadi di Kabupaten Lombok Utara. Hampir 75 persen permukiman hancur dan rusak.

"Ini disebabkan paling dekat dengan pusat gempa dan menerima guncangan gempa dengan intensitas VII MMI. Rumah dengan konstruksi yang kurang memenuhi standar rumah tahan gempa tidak akan mampu menahan guncangan keras sehingga roboh," papar Sutopo.

Kerusakan fisik meliputi 67.857 unit rumah rusak, 468 sekolah rusak, 6 jembatan rusak, 3 rumah sakit rusak, 10 puskesmas rusak, 15 masjid rusak, 50 unit mushola rusak, dan 20 unit perkantoran rusak.

"Angka ini juga sementara," lanjut Sutopo.

Kerugian dan kerusakan akibat gempa 6,4 SR dan 7 SR di NTB dan Bali diperkirakan lebih dari Rp 2 trilun rupiah. Kerugian dan kerusakan ini meliputi sektor permukiman, infrastruktur, ekonomi produktif, sosial budaya dan lintas sektor.

"BNPB masih melakukan hitung cepat untuk menghitung kerugian ekonomi," demikian Sutopo. [rus]

Komentar Pembaca
Coret Bacaleg! Eks Terpidana Korupsi

Coret Bacaleg! Eks Terpidana Korupsi

KAMIS, 02 AGUSTUS 2018 , 15:00:00

Stop Penyiksaan Hewan di Ancol!

Stop Penyiksaan Hewan di Ancol!

RABU, 01 AGUSTUS 2018 , 15:00:00

Djan Faridz Mundur Dari Ketua Umum PPP

Djan Faridz Mundur Dari Ketua Umum PPP

SELASA, 31 JULI 2018 , 11:00:00

Rizal Ramli Dan Gerakan #2019GantiPresiden

Rizal Ramli Dan Gerakan #2019GantiPresiden

MINGGU, 29 APRIL 2018 , 22:04:00

Ongkos Haji Naik 0,99 Persen

Ongkos Haji Naik 0,99 Persen

KAMIS, 15 MARET 2018 , 18:11:00