PKS Tak Ingin Pilpres Jadi Ajang Adu Kuat Ulama

Politik  JUM'AT, 10 AGUSTUS 2018 , 20:54:00 WIB

PKS Tak Ingin Pilpres Jadi Ajang Adu Kuat Ulama

Foto/Net

RMOLBabel. Demi menjaga persatuan ulama dan ummat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sepakat memilih Sandiaga Solahudin Uno sebaga cawapres.mendampingi Prabowo Subianto.
Sebagaimana rekomendasi ijtima ulama, di mana nama Salim Segaf masuk dalam paket cawapres bersama Ustadz Abdul Somad.

Dengan penuh keikhlasan, PKS memufakati keputusan Prabowo dan mitra koalisi yang memilih nama Sandiaga Uno menjadi cawapres.

Politisi PKS Aboe Bakar Al Habsyi menyatakan, dipilihnya Sandi sebagai upaya untuk menjaga persatuan ulama.

"Semoga terpilihnya Sandiaga Uno sebagai cawapres akan menghindari pergesekan antar ulama, kiai dan ustadz," jelasnya diberitakan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (10/8).

Menurut Aboe Bakar, PKS tidak ingin Pilpres 2019 menjadi ajang adu kuat antar ulama. Di mana, kubu petahana Joko Widodo sudah memasang KH Maruf Amin.

"Pilpres ini bukan ajang adu kuat antar ulama," katanya.

Aboe Bakar menegaskan, walaupun Sandi yang dipilih, PKS tetap konsisten untuk mengganti kepemimpinan dan mendengar masukan para ulama.

"PKS masih memiliki komitmen yang tinggi untuk melanjutkan semangat pergantian kepemimpinan nasional dengan mengikuti berbagai masukan ulama," paparnya. [wah] 

Komentar Pembaca
Partai Gerindra Vokal Tapi Belum Terarah

Partai Gerindra Vokal Tapi Belum Terarah

SELASA, 23 OKTOBER 2018 , 13:00:00

Indonesia Berpotensi Jadi Mangkuk Pangan Asia

Indonesia Berpotensi Jadi Mangkuk Pangan Asia

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Prabowo-Sandi Fokus Revitalisasi Ekonomi Kerakyatan