Panas #2019GantiPresiden Jangan Dibawa-bawa Ke Babel!

Parindra, PMII dan BEM IAIN SAS Babel Keluarkan Sikap

Politik  JUM'AT, 03 AGUSTUS 2018 , 22:40:00 WIB

Panas #2019GantiPresiden Jangan Dibawa-bawa Ke Babel<i>!</i>

Foto/RMOLBabel

RMOLBabel. Hastag ganti presiden 2019 diharapkan tak merambah ke Bangka Belitung (Babel), apalagi panasnya hastag yang sempat membuat gaduh di Batam, Provinsi Kepulauan Riau sampai dibawa ke Babel hingga dikhawatirkan akan menimbulkan kekisruhan yang sama.
Seperti pernyataan sikap yang dikeluarkan tiga organisasi pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Pergerakan Pelajar Indonesia Raya (Parindra) Babel, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Babel dan BEM Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik (IAIN SAS) Babel.

Diungkapkan Ketua Parindra Babel Zamzibar, pihaknya menginginkan situasi kondusif di Babel terus terjaga. Apalagi melihat situasi Babel kondusif pasca pelaksanaan Pemilihan Kepala aerah (Pilkada) 2018 yang sudah selesai.

Pihaknya juga melihat perkembangan gerakan #2019GantiPresiden merupakan gerakan politik yang masif yang dilakukan sekolompok orang atau masyarakat yang tidak puas dengan kinerja pemerintahan Joko Widodo. Permasalahan ini pun timbul juga diperkeruh oleh kelompok oposisi yang ingin mengalihkan kekuasaan.

Untuk itu, kata Zamziba, para mahasiswa ini berharap masyarakat Babel untuk tidak mudah terprovokasi dari pernyataan tersebut sehingga pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) mendatang kondisi negara dan bangsa Indonesia dapat aman dan damai.

"Masalah persaingan (Pilpres) biarkan berjalan sesuai garis regulasi yang mengatur masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani tanpa pengaruh dan pernyataan serta tekanan dari kelompok manapun," ungkapnya.

Ia juga berpedapat, #2019GantiPresiden sarat kepentingan Pilpres dari oposisi ingin mengalihkan kekuasaan.

"Jangan terjebak, siapa pun presiden kita adalah warga negara dan masyarakat. Kita kawal kebijakan dalam hal ini kepentingan orang banyak tanpa kepentingan suatu golongan," tegas Zamzibar didampingi Ketum PMII Babel Masyadi dan Ketua BEM IAIN SAS Babel Tabrozi, Jumat (3/8).

Pihaknya pun mengharapkan, pertarungan Pilkada, Pileg dan Pilpres 2019 ini tanpa ada gesekan yang bisa memecah belah persatuan bangsa. "Jangan menggadaikan sebuah kehormatan bangsa hanya untuk kepentingan kelompok. Keutuhan dan persatuan anak bangsa itu lebih utama. Dan kami berharap kepada aktor politik, untuk selalu memberikan edukasi politik yang baik, politik yang bisa merangkul semua kepentingan golongan," tukasnya.

Lebih jauh, mereka berharap semua elemen yang terlibat dalam Pilpres 2019 dapat menyikapi secara positif seperti sikap mengedukasi.

"Mari kita jaga bersama dengan menyikapi gerakan #2019GantiPresiden atau hastag yang lainnya secara kolektif untuk menjaga situasi tetap aman di pilpres. Kejadian di Batam Kepulauan Riau yang baru-baru ini terjadi tidak perlu dibawa ke Babel karena dapat memperkeruh suasana kerukunan yang ada," jelasnya, seraya mengimbau kepada elite politik bisa menahan diri tidak terjebak pada kegiatan politik praktis.

"Imbauan ini agar menekan konflik dan gesekan di masyarakat yang ujungnya berpotensi mengoyak persatuan dan kesatuan bangsa," demikian Zamzibar. [ana]

Komentar Pembaca
Coret Bacaleg! Eks Terpidana Korupsi

Coret Bacaleg! Eks Terpidana Korupsi

KAMIS, 02 AGUSTUS 2018 , 15:00:00

Stop Penyiksaan Hewan di Ancol!

Stop Penyiksaan Hewan di Ancol!

RABU, 01 AGUSTUS 2018 , 15:00:00

Djan Faridz Mundur Dari Ketua Umum PPP

Djan Faridz Mundur Dari Ketua Umum PPP

SELASA, 31 JULI 2018 , 11:00:00

Rizal Ramli Dan Gerakan #2019GantiPresiden

Rizal Ramli Dan Gerakan #2019GantiPresiden

MINGGU, 29 APRIL 2018 , 22:04:00

Ongkos Haji Naik 0,99 Persen

Ongkos Haji Naik 0,99 Persen

KAMIS, 15 MARET 2018 , 18:11:00