Jokowi Wanti-Wanti Babinsa, Isu Meresahkan Masyarakat Berkembang Cepat

Nusantara  RABU, 18 JULI 2018 , 08:03:00 WIB

Jokowi Wanti-Wanti Babinsa, Isu Meresahkan Masyarakat Berkembang Cepat

Foto/Humas Setkab

RMOLBabel. Presiden Joko Widodo meminta prajurit Bintara Pembina Desa (Babinsa) dapat berperan aktif mengantisipasi perubahan. Terutama isu yang meresahkan masyarakat, seperti isu kebangkitan PKI.
Menurut Jokowi, saat ini perubahan yang mengubah bidang ekonomi, sosial, politik, sangat cepat. Saking cepatnya, kata Jokowi hitungan perubahan bisa hari, minggu atau bulan. Oleh sebab itu, Presiden menekankan, jangan sampai salah mengantisipasi.

"Isu-isu yang menyebabkan keresahan jangan sampai berkembang di mana-mana karena bisa meresahkan masyarakat," ujar Jokowi dalam sambutan apel Babinsa se-Indonesia, di Bandung, Jawa Barat, Selasa (17/7).

Ia menambahkan Babinsa juga harus siap, dan berada di barisan depan dalam mengantisipasi radikalisme dan terorisme. Termasuk isu yang menyebutkan dirinya PKI yang berkembang di masyarakat.

Menurut Jokowi, Babinsa bisa menjadi pihak yang menetralisir isu tersebut dengan menjelaskan tahun dibubarkannya PKI dengan tahun kelahirannya.

"PKI dibubarkan tahun 1965, sementara saya lahir tahun 1961. Artinya saya baru umur empat tahun saat itu, dan tidak ada namanya PKI balita. Logikanya itu saja, yang lain orang tuanya, kakek-neneknya. Ini yang namanya politik tapi bisa meresahkan masyarakat," tutur Jokowi.

Ia juga mengingatkan, bahwa sekarang zaman keterbukaan dan masyarakat bisa menelusuri latarbelakang keluarga Jokowi. Gampangnya masyarakat bisa mencek masjid yang ada di lingkungan keluarga besar diri Jokowi ada dari cabang NU, cabang Muhammadiyah, cabang Persis, cabang Al Irsyad.

"Gampang sekali jangan sampai isu-isu meresahkan rakyat kita menjadi kewajiban kita bersama untuk menjelaskan dengan logika dan nalar," kata Jokowi seperti dikutip dalam pemberitaan Setkab.go.id. [nes]

Komentar Pembaca
Partai Gerindra Vokal Tapi Belum Terarah

Partai Gerindra Vokal Tapi Belum Terarah

SELASA, 23 OKTOBER 2018 , 13:00:00

Indonesia Berpotensi Jadi Mangkuk Pangan Asia

Indonesia Berpotensi Jadi Mangkuk Pangan Asia

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Prabowo-Sandi Fokus Revitalisasi Ekonomi Kerakyatan