HUT Bhayangkara Tercoreng Video Viral Kekerasan Oknum Polisi Babel

Pukuli Pencuri di Minimarket

Daerah  KAMIS, 12 JULI 2018 , 23:14:00 WIB

HUT Bhayangkara Tercoreng Video Viral Kekerasan Oknum Polisi Babel

Video yang viral

RMOLBabel. Kepolisian Republik Indonesia (Polri) baru saja merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72. Berbagai harapan terkait pelayanan dan pengayoman terhadap masyarakat pun ramai disampaikan dari berbagai pihak termasuk Presiden Joko Widodo.
Namun HUT Bhayangkara tersebut tercoreng oleh ulah oknum polisi diduga berpangkat perwira yang bertugas di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) lewat video viral kekerasan.

Terlihat dalam gambar visual berdurasi 30 detik yang beredar luas di media sosial itu, seorang pria dengan mengenakan kaos oranye bertulis "POLISI" dipunggungnya menendang perempuan dan memukulinya dengan sandal.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kantor Berita RMOLBabel, kejadian terjadi di minimarket yang terletak di perumahan Graha Loka Selindung, Pangkalpinang. Ketahui, perempuan tersebut bersama rekannya dan seorang anak kecil kepergok melakukan pencurian di minimarket milik pria yang diduga berpangkat perwira di Polda Babel.

Kabid Humas Polda Babel AKBP Abdul Mu'nim dikonfirmasi menyatakan, saat ini pria yang mengenakan kaos Polisi masih dalam penanganan Bidpropam Polda Babel yang langsung dipimpin Kabid Propam. Sementara seorang ibu yang diduga melakukan pencurian sedang dalam pemeriksaan Satreskrim Polres Pangkalpinang.

Ia menjelaskan, kejadian tersebut terjadi pada Rabu malam (19/7) pukul 19.00 WIB di Toko milik Y yang beralamat Jalan Selindung Pangkalpinang. Sayang, Mu'nim enggan menyebutkan Y oknum polisi sesuai informasi berpangkat Ajun Komisari Besar Polisi (AKBP). "Masih dalam lidik kebenarannya," sebut Mu'nim melalui pesan singkat WhatApp, tadi malam (Kamis, 12/7).

Ia menambahkan, sebelumnya Y berada di rumah mendapat telepon dari penjaga toko bahwa ada orang masuk toko pura-pura belanja berombongan berjumlah 7 orang. "6 masuk toko dan 1 menunggu di mobil. 3 ketangkap (2 ibu-ibu dan 1 anak 14 tahub). 4 orang melarikan diri pakai mobil. Lalu penjaga toko melaporkan kss pencurian ke Polres Pangkalpinang," terangnya.

"Saat Y selaku pemilik menanya Ibu itu bilangnya tidak tahu semuanya. KTP tidak ada, tempat tinggal tidak ada, ditanya empat temannya yang lari juga tidak tahu. Akhirnya Y terpancing emosi hingga melakukan tindakan kekerasan dan viral di medsos," demikian Mu'nim. [ana] 

Komentar Pembaca
Partai Gerindra Vokal Tapi Belum Terarah

Partai Gerindra Vokal Tapi Belum Terarah

SELASA, 23 OKTOBER 2018 , 13:00:00

Indonesia Berpotensi Jadi Mangkuk Pangan Asia

Indonesia Berpotensi Jadi Mangkuk Pangan Asia

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Prabowo-Sandi Fokus Revitalisasi Ekonomi Kerakyatan