PERANGI NARKOBA

BNN Pangkalpinang: Masyarakat Tidak Boleh Berpangku Tangan

Daerah  KAMIS, 12 JULI 2018 , 20:46:00 WIB

BNN Pangkalpinang: Masyarakat Tidak Boleh Berpangku Tangan
RMOLBabel. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Pangkalpinang mengimbau masyarakat aktif perang terhadap peredaran narkoba, dan tak segan melaporkan penyalahgunaan narkoba.
"Masyarakat tidak boleh hanya berpangku tangan, mengingat pelanggaran ini sangat buruk dampaknya, terlebih narkoba berada dalam lingkungan terdekat, maka masyarakat harus menjadi yang terdepan untuk melaporkan," kata Kepala BNN Pangkalpinang Ichlas Gunawan, Kamis (12/7).

Ia menjelaskan, sistematika pelaporan bisa dengan menghubungi pihak BNN ataupun mendatangi kantor BNN secara langsung. Setelah dikomunikasikan lebih lanjut akan ada tahap Rehabilitasi. Penyalahguna akan di rehabilitasi dari rawat jalan ataupun rawat inap, yang disediakan oleh BNN.  

"Untuk Pangkalpinang, tingkat laporan dari masyarakat meningkat. Saat ini kita lihat masyarakat sudah mulai ikut berperan aktif dalam melaporkan terkait P4GN," ungkap Ichlas.

"Mari peduli, jangan malu, takut, ataupun segan bila terdapat sanak keluarga atau orang-orang disekitar melakukan pelanggaran segera lapor," timpalnya.

Sebelumnya, BNN Pangkalpinang melaksanakan upacara peringatan Hari Anti Narkotika Internasional bertempat di halaman kantor Walikota Pangkalpinang.

Upacara peringatan yang dimaksudkan guna menjalankan tugas dan fungsi BNN untuk menjalankan program-program dalam pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN).

"Sejak tanggal 1-8 juli 2018, BNN Pangkalpinang telah melaksanakan berbagai program serta sosialisasi di berbagai instansi-instansi termasuk pihak swasta terkait lainnya," katanya.  

Diakui Ichlas, saat ini sudah ada sebanyak 600 penggiat yang telah direkrut dan dilatih serta diarahkan guna menjalankan program P4GN tersebut.

"Kegiatan itu merupakan program unggulan BNN dengan tujuan untuk menjadikam Indonesian sehat tanpa narkoba," ungkap Ichlas. [ina]  

Komentar Pembaca
Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus

Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus

RABU, 18 SEPTEMBER 2019 , 12:31:48

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 08:22:15

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11